TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ม.ค. 30, 2026
2 min read
4

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, diperkirakan akan mempertahankan kebijakan produksi minyaknya saat ini untuk bulan Maret. Keputusan ini diambil saat kelompok tersebut bersiap untuk pertemuan mendatangnya, bahkan dengan harga minyak mentah Brent yang naik hingga hampir $72 per barel, tertinggi sejak Agustus.
Lonjakan harga baru-baru ini disebabkan oleh kekhawatiran akan potensi tindakan militer AS terhadap Iran dan gangguan pasokan yang sedang berlangsung di Kazakhstan. OPEC+ sebelumnya membekukan rencana peningkatan produksi dari Januari hingga Maret 2026, dengan alasan konsumsi yang melemah secara musiman. Hal ini menyusul peningkatan kuota sekitar 2,9 juta barel per hari yang diterapkan hingga Desember 2025.
Dengan mempertahankan produksi tetap stabil, OPEC+ bertujuan untuk memberikan stabilitas pada pasar minyak global di tengah tekanan eksternal yang signifikan. Keputusan ini menggarisbawahi pendekatan hati-hati kelompok tersebut, menyeimbangkan strategi pengelolaan pasokannya dengan faktor geopolitik yang bergejolak. Meskipun pertemuan tersebut kemungkinan tidak akan menghasilkan perubahan kebijakan di luar bulan Maret, pelaku pasar akan mengamati dengan cermat setiap panduan ke depan.
Prospek jangka pendek menunjukkan harga minyak yang terus tinggi didukung oleh risiko geopolitik dan kendala pasokan, bukan oleh perubahan kebijakan produksi dari OPEC+. Fokus tetap pada bagaimana kelompok tersebut akan menavigasi faktor-faktor eksternal ini dalam beberapa bulan mendatang. Komite Pemantau Menteri Bersama juga akan bertemu tetapi tidak memiliki wewenang untuk mengubah kebijakan produksi.
T: Mengapa OPEC+ mempertahankan produksi tidak berubah meskipun harga tinggi?
J: Kelompok tersebut mematuhi pembekuan yang telah disepakati sebelumnya untuk kuartal pertama, memprioritaskan stabilitas pasar dan memperhitungkan permintaan yang diperkirakan melemah secara musiman.
T: Apa yang mendorong harga minyak lebih tinggi?
J: Harga didukung oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan AS dan Iran, di samping gangguan pasokan minyak yang signifikan di Kazakhstan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait