TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 13, 2026
2 min read
9

Harga minyak melonjak sekitar 6% pada hari Senin, mendorong kedua patokan utama di atas angka $100 per barel. Harga berjangka Brent naik $5,76 menjadi $100,96 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS meningkat $5,69 menjadi $102,26. Kenaikan harga ini dipicu oleh pengumuman militer AS tentang rencana blokade kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Iran, yang memicu ancaman pembalasan dari Teheran.
Eskalasi geopolitik telah memperbesar kekhawatiran akan gangguan pasokan energi yang signifikan. Selat Hormuz, titik transit penting yang dapat terpengaruh, menangani sekitar 20% aliran minyak global dan gas alam cair. Menanggapi volatilitas pasar dan potensi penurunan permintaan akibat harga tinggi, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurunkan perkiraan permintaan minyak dunia untuk kuartal kedua sebesar 500.000 barel per hari.
Kenaikan harga minyak yang tiba-tiba memicu kekhawatiran inflasi global. Bank sentral, termasuk Bank Sentral Eropa dan Bank Jepang, telah menyatakan kekhawatiran atas dampak ekonomi. Para pejabat memantau bagaimana lonjakan harga energi dapat memengaruhi inflasi yang lebih luas, yang mungkin memerlukan respons kebijakan seperti penyesuaian suku bunga untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Stabilitas pasar tetap tidak menentu di tengah konflik Timur Tengah yang memanas. Pergerakan harga di masa depan kemungkinan akan bergantung pada terwujudnya blokade AS dan tindakan pembalasan apa pun. Para pedagang memantau dengan cermat perkembangan lebih lanjut yang dapat memengaruhi rantai pasokan global.
T: Mengapa harga minyak melonjak di atas $100?
J: Harga naik setelah AS mengumumkan rencana untuk memblokade pelabuhan Iran, memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak besar dari wilayah tersebut.
T: Bagaimana hal ini memengaruhi ekonomi global?
J: Harga minyak yang lebih tinggi berkontribusi pada inflasi, yang menekan bank sentral untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Hal ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan energi secara keseluruhan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait