TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 20, 2026
2 min read
4

Harga minyak menurun menyusul pengumuman potensi peningkatan pasokan oleh Amerika Serikat dan upaya bersama negara-negara Eropa serta Jepang untuk mengamankan Selat Hormuz. Kontrak berjangka Brent turun 1,1% menjadi $107,41 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,3% menjadi $94,90, bereaksi terhadap potensi stabilitas pasar yang lebih besar.
Penurunan ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Menteri Keuangan AS menyebutkan kemungkinan pencabutan sanksi terhadap minyak Iran dan pelepasan cadangan lain dari Cadangan Minyak Strategis (SPR). Pasokan juga diperkirakan akan meningkat dari North Dakota karena operator memulai kembali sumur-sumur yang tidak aktif. Bersamaan itu, kekuatan-kekuatan besar Eropa dan Jepang telah berkomitmen untuk upaya memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz, saluran penting untuk 20% minyak dunia.
Meskipun terjadi penurunan harian, kinerja mingguan tolok ukur tersebut berbeda. Brent berada di jalur untuk kenaikan mingguan lebih dari 4% karena gangguan sebelumnya di Teluk. Sebaliknya, WTI ditetapkan untuk penurunan mingguan pertamanya dalam lima minggu, jatuh hampir 4%. Pergerakan ini mendorong diskon WTI terhadap Brent ke titik terlebar dalam 11 tahun, mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan regional yang berbeda.
Pasar saat ini menyeimbangkan prospek peningkatan pasokan minyak dengan risiko geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Komitmen dari negara-negara sekutu untuk mengamankan Selat Hormuz menambah tekanan penurunan harga. Para pedagang akan terus memantau keputusan kebijakan dari AS dan tingkat produksi untuk arah harga di masa depan.
T: Mengapa harga minyak turun baru-baru ini?
J: Harga turun karena sinyal peningkatan pasokan dari Amerika Serikat, termasuk potensi pelepasan SPR dan pencabutan sanksi Iran, dikombinasikan dengan upaya internasional untuk mengamankan Selat Hormuz.
T: Bagaimana kinerja tolok ukur minyak utama?
J: Kontrak berjangka Brent turun menjadi $107,41 per barel, dan minyak mentah WTI AS menurun menjadi $94,90. Tren mingguan mereka berbeda, dengan Brent diperkirakan akan naik sementara WTI berada di jalur untuk kerugian mingguan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait