Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Agt 28, 2026
2 min read
6

Harga minyak sedikit menurun pada hari Jumat, berkontribusi pada penurunan mingguan karena pasar bereaksi terhadap laporan potensi pasokan minyak Venezuela dan negosiasi geopolitik yang sedang berlangsung mengenai Selat Hormuz. Baik harga berjangka minyak mentah Brent maupun West Texas Intermediate (WTI) mencatat kerugian mingguan yang signifikan.
AS dilaporkan hampir mendapatkan akses ke cadangan minyak mentah Venezuela, memungkinkan perusahaan-perusahaan Amerika untuk mengembangkan ladang minyak. Hal ini dapat memperkenalkan pasokan baru, meskipun analis memperingatkan bahwa peningkatan akan bertahap karena kebutuhan infrastruktur. Venezuela juga mempertimbangkan untuk menarik diri dari OPEC di tengah hubungan AS yang lebih kuat.
Harga berjangka minyak mentah Brent turun 0,3% menjadi $89,45, sementara harga berjangka minyak mentah WTI turun 0,2% menjadi $83,39, mengakhiri kerugian mingguan sebesar 4-5,5% untuk kedua kontrak.
Selat Hormuz tetap menjadi titik fokus. Laporan awal tentang Iran dan Oman yang berpotensi mengizinkan lalu lintas melalui jalur transit minyak utama ini menekan harga minyak mentah. Namun, beberapa kerugian berhasil dipulihkan setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa AS tidak tertarik untuk meninjau kembali kesepakatan damai bulan Juni dengan Iran.
Lintasan pasar minyak akan sangat dipengaruhi oleh laju pemulihan pasokan Venezuela dan hubungan rumit AS-Iran yang memengaruhi jalur pelayaran penting. Faktor-faktor geopolitik dan pasokan ini menuntut kewaspadaan pasar yang berkelanjutan.
Q: Mengapa harga minyak turun minggu ini?
A: Harga tertekan oleh potensi kembalinya pasokan Venezuela dan diskusi awal mengenai lalu lintas Selat Hormuz.
Q: Apa pentingnya kemungkinan Venezuela keluar dari OPEC?
A: Ini akan menjadi penarikan besar kedua dari kelompok tersebut, berpotensi mengubah dinamika pasokan minyak global.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.