TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 12, 2026
2 min read
37

Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan bahwa harga minyak global tidak mungkin mencapai angka $200 per barel. Penilaian ini muncul meskipun ketegangan geopolitik meningkat dan kapal tanker minyak mentah tertahan di Selat Hormuz yang strategis.
Gangguan ini berasal dari konflik militer yang sedang berlangsung yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Berbicara kepada CNBC, Wright mengakui bahwa Angkatan Laut AS saat ini tidak mengawal kapal komersial melalui jalur air tersebut, namun mengindikasikan bahwa “sangat mungkin” pengawalan angkatan laut dapat dilanjutkan pada akhir bulan.
Pernyataan Wright di CNN bertujuan untuk meredakan kekhawatiran pasar setelah seorang pejabat Iran menyarankan bahwa perang yang memanas dapat mendorong harga minyak mentah ke level $200. Fokus utama pemerintah AS tetap pada penyelesaian situasi militer untuk memastikan stabilitas dalam rantai pasokan energi global dan mencegah guncangan harga yang parah.
Meskipun risiko rantai pasokan tetap ada karena konflik, posisi resmi AS bertujuan untuk mencegah volatilitas pasar yang ekstrem. Pasar energi akan memantau dengan cermat perkembangan di Selat Hormuz, terutama potensi dimulainya kembali pengawalan angkatan laut, sebagai faktor kunci untuk arah harga di masa depan.
T: Apakah Menteri Energi AS menjamin harga minyak tidak akan mencapai $200?
J: Dia menggambarkan skenario $200 per barel sebagai “tidak mungkin”, sambil menekankan bahwa fokus utama adalah pada penyelesaian konflik militer.
T: Mengapa kapal tanker minyak tertahan di Selat Hormuz?
J: Mereka tertahan karena risiko yang terkait dengan konflik militer yang melibatkan AS, Israel, dan Iran di wilayah tersebut.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait