TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 26, 2026
2 min read
17

Kontrak berjangka saham AS mengalami sedikit penurunan karena investor mencerna gelombang laporan keuangan perusahaan. Meskipun pembuat chip AI Nvidia membukukan hasil yang kuat, proyeksi Salesforce yang mengecewakan membebani sentimen pasar, menyoroti lanskap korporat yang beragam.
Sesi pra-pasar didorong oleh beragam laporan keuangan dari berbagai sektor. Kinerja Nvidia menggarisbawahi kekuatan berkelanjutan di industri AI. Sebaliknya, prospek Salesforce mengindikasikan potensi kendala anggaran dalam pengeluaran perangkat lunak bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi yang lebih luas.
Beberapa perusahaan mengalami pergerakan harga yang signifikan berdasarkan pengumuman mereka. Pemenang termasuk Nvidia (NVDA), yang naik 1,5% setelah melampaui ekspektasi laba dan pendapatan. J.M. Smucker (SJM) melonjak 6,5% dan Krispy Kreme (DNUT) melompat 15% karena hasil yang lebih baik dari perkiraan.
Sebaliknya, saham Salesforce (CRM) turun 3% setelah proyeksi pendapatannya tidak memenuhi perkiraan. The Trade Desk (TTD) turun 14% dan C3.ai (AI) anjlok 24% menyusul panduan ke depan yang lemah.
Pasar menunjukkan respons selektif terhadap laporan keuangan, memberi penghargaan kepada perusahaan dengan kinerja solid dan prospek pertumbuhan. Investor tetap berhati-hati, memantau ketat proyeksi pendapatan untuk mencari tanda-tanda perlambatan ekonomi atau kekuatan berkelanjutan di industri tertentu.
T: Mengapa saham Nvidia naik di pra-pasar?
J: Nvidia melaporkan laba yang lebih tinggi dari perkiraan untuk kuartal Januari dan memproyeksikan pendapatan kuartal saat ini yang melampaui ekspektasi pasar.
T: Apa yang menyebabkan saham Salesforce turun?
J: Salesforce meluncurkan proyeksi pendapatan fiskal 2027 yang di bawah estimasi analis, menandakan kekhawatiran tentang permintaan di masa depan untuk perangkat lunaknya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait