TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 17, 2026
2 min read
5

Nvidia telah memulai kembali produksi chip AI H200-nya, sebuah varian yang dirancang khusus untuk mematuhi pembatasan ekspor AS untuk pasar Tiongkok. CEO Jensen Huang mengonfirmasi bahwa perusahaan telah menerima lisensi ekspor yang diperlukan dari pemerintah AS.
Produksi chip H200, yang didasarkan pada arsitektur Hopper yang lebih lama, sebelumnya dihentikan karena meningkatnya hambatan regulasi. Kelanjutan produksi ini menyusul keberhasilan Nvidia dalam memperoleh lisensi yang diperlukan, memungkinkannya untuk menerima pesanan baru dan mengaktifkan kembali rantai pasokannya untuk produk spesifik ini.
Penjualan dari chip khusus Tiongkok ini tidak termasuk dalam perkiraan pendapatan Nvidia lebih dari $1 triliun dari chip AI unggulannya, Blackwell dan Rubin, pada tahun 2027. Langkah ini merupakan strategi yang berbeda untuk mempertahankan kehadiran di pasar Tiongkok di tengah regulasi perdagangan yang sedang berlangsung.
Keputusan untuk memulai kembali produksi H200 memungkinkan Nvidia untuk melayani pasar Tiongkok dalam batasan regulasi AS. Pengamat pasar akan memantau dengan cermat kinerja penjualan chip ini dan setiap penyesuaian kebijakan ekspor teknologi di masa mendatang.
T: Mengapa Nvidia memulai kembali produksi chip H200?
J: Perusahaan berhasil memperoleh lisensi ekspor yang diperlukan dari pemerintah AS untuk menjual varian chip tersebut di Tiongkok.
T: Bagaimana H200 berbeda dari chip AI utama Nvidia?
J: H200 dirancang untuk mematuhi kontrol ekspor AS dan didasarkan pada teknologi Hopper yang lebih lama, tidak seperti chip unggulan Blackwell dan Rubin yang lebih bertenaga.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait