TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 04, 2026
2 min read
4

Rencana Nvidia untuk melanjutkan penjualan chip kecerdasan buatan H200-nya secara besar-besaran ke Tiongkok masih tertunda. Menurut Financial Times, penundaan ini disebabkan oleh tinjauan keamanan nasional yang sedang berlangsung oleh pemerintah AS terhadap aplikasi lisensi ekspor, hampir dua bulan setelah persetujuan awal diharapkan.
Kurangnya persetujuan akhir telah mendorong pelanggan Tiongkok untuk menunda pesanan, menciptakan ketidakpastian. Hal ini kemudian menyebabkan beberapa pemasok menghentikan produksi komponen-komponen utama. Nvidia sebelumnya telah meningkatkan produksinya, mengantisipasi permintaan yang kuat dari apa yang digambarkan CEO Jensen Huang sebagai pasar senilai $50 miliar per tahun.
Implementasi perjanjian ekspor bulan Desember telah melambat karena tinjauan antar-lembaga. Meskipun Departemen Perdagangan telah menyelesaikan analisisnya, Departemen Luar Negeri dilaporkan mendorong pembatasan yang lebih ketat, dengan alasan masalah keamanan. Perjanjian ini juga berdampak pada pesaing Advanced Micro Devices dan memungkinkan ekspor tunduk pada kondisi yang ketat.
Penundaan yang sedang berlangsung menciptakan ketidakpastian yang signifikan bagi akses Nvidia ke pasar Tiongkok yang vital. Hasil akhir dari tinjauan pemerintah AS akan menjadi faktor krusial bagi lanskap perdagangan teknologi tinggi dan sedang diawasi ketat oleh para investor.
T: Mengapa penjualan chip H200 Nvidia ke Tiongkok tertunda?
J: Penjualan tersebut tertunda sambil menunggu tinjauan keamanan nasional AS terhadap lisensi ekspor yang diperlukan.
T: Berapa nilai potensial pasar Tiongkok untuk chip AI ini?
J: CEO Nvidia telah menilainya sebagai pasar senilai $50 miliar per tahun.

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait