TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 26, 2026
2 min read
5

Dana kekayaan negara Norwegia senilai $2,2 triliun, yang terbesar di dunia, kini menggunakan kecerdasan buatan untuk menyaring perusahaan portofolio dari risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Inisiatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah seperti kerja paksa dan korupsi guna mencegah potensi kerugian finansial.
Norges Bank Investment Management (NBIM), operator dana tersebut, memanfaatkan model bahasa besar untuk menilai perusahaan baru yang masuk ke portofolionya dalam waktu 24 jam. Proses ini mencakup sekitar 7.200 perusahaan secara global, di mana dana tersebut memiliki sekitar 1,5% dari seluruh saham yang terdaftar. AI dengan cepat memindai informasi publik yang mungkin tidak dicakup oleh vendor data tradisional, sehingga meningkatkan uji tuntas.
Strategi berbasis AI ini memungkinkan dana tersebut untuk melepaskan diri dari investasi berisiko tinggi sebelum informasi negatif menyebar luas dan memengaruhi harga pasar. NBIM menyatakan bahwa ini telah membantu menghindari kerugian. Teknologi ini terbukti sangat berharga untuk menganalisis perusahaan-perusahaan kecil di pasar berkembang, di mana berita seringkali terbatas pada media dan bahasa lokal, melewati pelaporan internasional.
Adopsi AI untuk penyaringan ESG menempatkan dana kekayaan Norwegia di garis depan investasi yang bertanggung jawab dan integrasi teknologi. Pendekatan manajemen risiko proaktif ini tidak hanya melindungi portofolio besarnya tetapi juga menetapkan standar baru tentang bagaimana investor institusional dapat memanfaatkan teknologi untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip ESG.
T: Apa itu dana kekayaan negara Norwegia?
J: Ini adalah dana kekayaan negara terbesar di dunia, mengelola aset senilai $2,2 triliun dan memiliki saham di sekitar 7.200 perusahaan di seluruh dunia.
T: Bagaimana dana tersebut menggunakan AI untuk ESG?
J: Dana tersebut menggunakan AI untuk memindai sejumlah besar data publik guna dengan cepat menandai perusahaan yang berpotensi terkait dengan risiko seperti korupsi, penipuan, atau kerja paksa.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait