TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
พ.ค. 11, 2026
2 min read
4

Saham Nintendo Co Ltd anjlok hingga 9% setelah perusahaan melaporkan laba tahunan yang meleset dari ekspektasi pasar dan memberikan prospek laba yang mengecewakan untuk tahun fiskal berjalan. Hal ini menempatkan saham tersebut di antara kinerja terburuk pada indeks Nikkei 225.
Untuk tahun yang berakhir 31 Maret, laba operasional Nintendo mencapai 360 miliar yen, meleset dari perkiraan pasar meskipun melonjak hampir 28%. Untuk tahun fiskal berjalan, perusahaan memproyeksikan laba operasional sebesar 370 miliar yen, jauh di bawah konsensus pasar sebesar 480 miliar yen. Penurunan penjualan sebesar 11,4% secara tahunan juga diantisipasi.
Prospek yang lebih lemah ini terkait dengan proyeksi penjualan yang lebih rendah untuk konsol unggulannya, Switch 2. Nintendo mengumumkan akan menaikkan harga eceran konsol sebesar 7% hingga 20% karena biaya komponen yang lebih tinggi, terutama untuk chip memori. Kenaikan harga ini diperkirakan akan mengurangi penjualan, dengan perusahaan memproyeksikan penjualan Switch 2 untuk tahun fiskal 2027 sebesar 16,5 juta unit, turun dari 19,86 juta unit pada tahun sebelumnya.
Momentum penjualan dari peluncuran Switch 2 yang sukses diperkirakan akan memudar karena harga yang lebih tinggi yang didorong oleh kelangkaan komponen. Dengan peluncuran game pihak pertama yang akan datang juga kurang memuaskan analis, Nintendo menghadapi periode yang menantang ke depan saat menavigasi tekanan biaya dan dampaknya terhadap permintaan konsumen.
T: Mengapa saham Nintendo anjlok tajam?
J: Saham tersebut anjlok karena laba tahunannya meleset dari ekspektasi dan perkiraan laba untuk tahun fiskal berjalan jauh di bawah estimasi pasar.
T: Apa yang memengaruhi perkiraan penjualan Nintendo?
J: Perkiraan tersebut terutama dipengaruhi oleh proyeksi penjualan yang lebih rendah untuk konsol Switch 2, yang akan mengalami kenaikan harga karena kelangkaan chip memori dan komponen penting lainnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait