Nikkei 225 Melemah 0,26% akibat Kelemahan Sektor-Spesifik

User profile image

TrustFinance Global Insights

Jan 16, 2026

2 min read

1

Nikkei 225 Melemah 0,26% akibat Kelemahan Sektor-Spesifik

Pergerakan Pasar Utama

Indeks Nikkei 225 mengakhiri sesi perdagangan Jumat di Tokyo dengan penurunan kecil, jatuh 0,26%. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh kinerja yang kurang baik di sektor-sektor industri tertentu, memberikan nada yang beragam bagi pasar.

Tinjauan Kinerja Sektor

Kerugian paling terasa di sektor Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi. Di antara saham-saham dengan kinerja terburuk sesi ini adalah Aeon Co., Ltd., yang turun 5,26%, dan Kawasaki Kisen Kaisha, Ltd., yang merosot 5,17%. Mitsui O.S.K. Lines, Ltd. juga mengalami penurunan signifikan sebesar 5,01%.

Kinerja Saham yang Kontras

Meskipun indeks mengalami penurunan, beberapa saham mencatat kenaikan yang kuat. Resonac Holdings Corp melonjak 8,97%, mencapai level tertinggi baru dalam 5 tahun. Dainippon Screen Mfg. Co., Ltd. naik 5,86% mencapai level tertinggi dalam 52 minggu. Secara keseluruhan, breadth pasar positif, dengan 2.103 saham naik berbanding 1.475 saham yang turun. Sementara itu, indeks Volatilitas Nikkei naik 1,85% menjadi 30,25, menunjukkan peningkatan ketidakpastian pasar.

Ringkasan dan Prospek

Sesi ini menyoroti divergensi di pasar, di mana kenaikan luas pada banyak saham diimbangi oleh penurunan tajam di sektor-sektor utama. Investor akan mengamati apakah tekanan spesifik sektor ini terus memengaruhi indeks yang lebih luas di minggu mendatang.

FAQ

T: Mengapa Nikkei 225 ditutup lebih rendah?

J: Indeks turun 0,26% terutama karena kerugian signifikan di sektor Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi.

T: Apakah ada kenaikan saham yang menonjol?

J: Ya, Resonac Holdings Corp naik 8,97% mencapai level tertinggi dalam 5 tahun, dan Dainippon Screen Mfg. Co., Ltd. naik 5,86%, mencapai level tertinggi dalam 52 minggu.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.