TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 03, 2026
2 min read
14

Co-CEO Netflix Greg Peters menyatakan bahwa akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount menimbulkan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) 'parah' di Hollywood. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah besar orang diperkirakan akan kehilangan pekerjaan sebagai akibat dari merger tersebut.
Peters mempertanyakan aspek ekonomi dari kesepakatan senilai $111 miliar tersebut, mengisyaratkan bahwa tawaran kemenangan Paramount tampaknya tidak sehat secara finansial. Meskipun Paramount memproyeksikan sinergi sekitar $6 miliar, Netflix memperkirakan bahwa pemotongan sekitar $16 miliar akan diperlukan untuk membuat merger tersebut layak.
Kekhawatiran terhadap stabilitas keuangan Paramount semakin meningkat setelah kesepakatan tersebut. Lembaga pemeringkat kredit Fitch menurunkan peringkat obligasi perusahaan tersebut menjadi status sampah (junk status), mengutip kekhawatiran atas peningkatan tingkat utang. Moody’s dan S&P juga mengeluarkan peringatan mengenai keuangan Paramount sehubungan dengan akuisisi tersebut.
Merger Paramount-Warner Bros. menghadapi pengawasan ketat atas potensi dampaknya terhadap lapangan kerja di industri dan kesehatan keuangan Paramount. Kelayakan kesepakatan tersebut dipertanyakan oleh para pesaing dan lembaga keuangan, menandakan potensi tantangan di masa depan bagi entitas gabungan yang baru.
T: Apa kekhawatiran utama mengenai kesepakatan Paramount-Warner Bros.?
J: Kekhawatiran utama, yang disuarakan oleh co-CEO Netflix, adalah risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) parah di Hollywood dan kelayakan ekonomi kesepakatan yang dipertanyakan mengingat harganya yang tinggi.
T: Bagaimana reaksi lembaga pemeringkat kredit terhadap kesepakatan tersebut?
J: Fitch menurunkan peringkat obligasi Paramount menjadi status sampah (junk status), sementara Moody’s dan S&P juga mengeluarkan peringatan mengenai keuangan perusahaan yang tertekan setelah pengumuman akuisisi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait