TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 04, 2026
2 min read
35

Raksasa perbankan investasi Morgan Stanley telah memberhentikan sekitar 2.500 karyawan, seperti yang dilaporkan oleh Wall Street Journal. Pengurangan ini merupakan sekitar 3% dari total tenaga kerja global perusahaan, yang berjumlah 82.992 pada akhir tahun lalu.
Pemangkasan pekerjaan ini tidak terbatas pada satu area saja tetapi mencakup ketiga divisi utama bank tersebut: perbankan investasi dan perdagangan, manajemen kekayaan, dan manajemen investasi. Peran yang terkena dampak berkisar dari bankir swasta hingga staf pendukung back-office, menunjukkan restrukturisasi yang berbasis luas.
Langkah ini dilakukan meskipun Morgan Stanley melaporkan laba kuartal keempat yang kuat, didukung oleh lonjakan pendapatan perbankan investasi. Pemutusan hubungan kerja ini mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan perusahaan AS untuk merampingkan operasi dan mengelola biaya secara proaktif di tengah kondisi ekonomi yang berkembang dan semakin meningkatnya adopsi alat AI.
Keputusan Morgan Stanley untuk mengurangi tenaga kerjanya, bahkan setelah periode kinerja keuangan yang solid, menandakan fokus strategis pada efisiensi operasional. Investor akan memantau dampaknya terhadap produktivitas bank dan apakah lembaga keuangan lain akan mengikuti jalur serupa dalam beberapa bulan mendatang.
Q: Berapa banyak karyawan yang diberhentikan Morgan Stanley?
A: Morgan Stanley memberhentikan sekitar 2.500 karyawan, mewakili sekitar 3% dari total tenaga kerja globalnya.
Q: Divisi mana saja yang terkena dampak pemangkasan pekerjaan?
A: Pengurangan tenaga kerja ini berdampak pada semua divisi utama, termasuk perbankan investasi, manajemen kekayaan, dan manajemen investasi.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

14 Apr 2026
S&P 500 Menguat saat Pasar Menanti Laba Bank