TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 26, 2026
2 min read
6

Morgan Stanley telah menegaskan kembali pandangan positifnya terhadap saham-saham memori, termasuk Micron Technology, dengan mempertahankan peringkat "overweight" meskipun terjadi penurunan pasar baru-baru ini. Bank investasi tersebut memandang aksi jual ini sebagai koreksi yang sehat, bukan pergeseran fundamental dalam dinamika pasar.
Inti argumen bank ini terletak pada kendala pasokan yang terus-menerus. Analis mencatat bahwa pasokan memori adalah faktor pembatas kritis untuk pengembangan infrastruktur AI, dengan kelangkaan yang semakin parah. Hal ini telah menyebabkan pelanggan melakukan pembayaran di muka untuk perjanjian volume besar, mengantisipasi bahwa keterbatasan pasokan akan terus berlanjut.
Meskipun kenaikan belanja modal dan peningkatan produktivitas biasanya menandakan puncak pasar, Morgan Stanley berpendapat bahwa siklus saat ini berbeda. Memori telah berkembang menjadi hambatan krusial untuk pembangunan AI. Bank ini menegaskan bahwa kekuatan mendasar sektor ini akan terbukti lebih berkelanjutan daripada yang disarankan oleh sentimen pasar saat ini.
Morgan Stanley mengakui perlambatan jangka pendek tetapi percaya bahwa durasi siklus jangka panjang lebih penting pada valuasi saat ini. Aksi jual baru-baru ini dipandang sebagai penetapan harga untuk kekhawatiran daya tahan, yang menurut bank ini terlalu dilebih-lebihkan dan menciptakan peluang beli.
T: Mengapa Morgan Stanley optimis terhadap saham memori?
J: Perusahaan percaya bahwa kelangkaan pasokan yang parah, didorong oleh permintaan tinggi dari sektor AI, akan terus mendukung harga saham.
T: Apa penyebab aksi jual saham memori baru-baru ini?
J: Aksi jual tersebut didorong oleh kekhawatiran investor mengenai belanja modal, keberlanjutan permintaan, dan optimasi teknis.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait