TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 21, 2026
2 min read
20

Pengadilan Banding Persaingan Usaha London telah memutuskan bahwa Microsoft harus menghadapi gugatan massal senilai hingga £2,1 miliar, setara dengan $2,8 miliar. Kasus ini menuduh bahwa raksasa teknologi tersebut membebankan biaya berlebihan kepada ribuan bisnis Inggris untuk penggunaan perangkat lunak Windows Server-nya pada layanan komputasi awan yang bersaing.
Gugatan yang diajukan oleh pengacara persaingan usaha Maria Luisa Stasi atas nama hampir 60.000 bisnis ini, berpendapat bahwa praktik lisensi Microsoft menciptakan kondisi pasar yang tidak adil. Gugatan ini mengklaim bahwa Microsoft membebankan harga grosir yang lebih tinggi untuk perangkat lunaknya pada platform pesaing seperti Amazon Web Services dan Google Cloud, secara efektif menjadikan layanan awan Azure miliknya sendiri sebagai alternatif yang lebih murah dan merugikan pesaing.
Tantangan hukum ini mengintensifkan pengawasan regulasi yang dihadapi Microsoft atas dominasinya di sektor komputasi awan. Regulator di Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat sedang memeriksa praktik-praktik perusahaan tersebut. Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris sebelumnya menyatakan bahwa model lisensi Microsoft mengurangi persaingan di pasar layanan awan.
Sertifikasi pengadilan ini menandai langkah awal namun krusial, memungkinkan kasus yang kompleks ini untuk dilanjutkan menuju persidangan penuh. Hasilnya dapat menetapkan preseden penting untuk aturan lisensi perangkat lunak dan persaingan dalam industri awan global, berpotensi memengaruhi model bisnis Microsoft.
Q: Apa inti dari gugatan terhadap Microsoft?
A: Gugatan tersebut menuduh Microsoft membebankan biaya berlebihan kepada bisnis di Inggris untuk lisensi Windows Server saat digunakan pada platform awan pesaing seperti AWS dan Google, dibandingkan dengan layanan Azure miliknya sendiri.
Q: Berapa total nilai klaimnya?
A: Klaim tersebut bernilai hingga 2,1 miliar pound, atau sekitar $2,8 miliar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait