TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 22, 2026
2 min read
21

Micron Technology secara aktif melobi Kongres AS untuk menyetujui 'MATCH Act,' sebuah rancangan undang-undang baru yang bertujuan untuk memperketat pembatasan ekspor peralatan manufaktur semikonduktor yang dijual kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok. Undang-undang ini berupaya mengatasi celah-celah yang ada dalam kebijakan perdagangan AS.
Rancangan undang-undang yang diusulkan secara khusus menargetkan perusahaan-perusahaan Tiongkok seperti ChangXin Memory Technologies, Yangtze Memory Technologies, dan Semiconductor Manufacturing International Corp. Ini juga bertujuan untuk menyelaraskan pemasok peralatan asing dengan kontrol ekspor AS, yang memengaruhi perusahaan-perusahaan Amerika seperti Lam Research dan Applied Materials.
Menurut laporan, Micron telah membingkai masalah ini sebagai masalah keamanan nasional, memperingatkan para anggota parlemen bahwa kelambanan dapat menyebabkan dominasi Tiongkok di pasar chip memori. Langkah ini mencerminkan meningkatnya ketegangan teknologi antara AS dan Tiongkok, yang dapat memengaruhi rantai pasokan semikonduktor global.
Perkembangan 'MATCH Act' di Kongres akan menjadi faktor kunci bagi industri semikonduktor. Investor memantau dengan cermat potensi perubahan legislatif, yang dapat membentuk kembali dinamika persaingan dan memengaruhi kinerja saham perusahaan teknologi AS dan Tiongkok.
T: Apa itu 'MATCH Act'?
J: Ini adalah rancangan undang-undang AS yang diusulkan untuk memberlakukan kontrol ekspor yang lebih ketat terhadap peralatan semikonduktor yang dikirim ke produsen chip Tiongkok tertentu.
T: Perusahaan mana saja yang menjadi target undang-undang ini?
J: Rancangan undang-undang ini menyebutkan ChangXin Memory Technologies, Yangtze Memory Technologies, dan Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC).
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait