TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4월 16, 2026
2 min read
2

Investor Michael Burry, yang dikenal karena "Big Short," telah memulai posisi baru sebesar 3,5% di PayPal. Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk berinvestasi pada perusahaan perangkat lunak yang harga sahamnya baru-baru ini menurun.
Burry berpendapat bahwa penurunan nilai saham perangkat lunak didorong oleh tekanan teknis, bukan kelemahan fundamental. Dalam sebuah unggahan di Substack, ia mengutip "lingkaran umpan balik positif refleksif" antara penurunan harga ekuitas dan tekanan dalam kredit swasta yang terkait dengan sektor perangkat lunak. Ia melihat ini sebagai masalah sementara yang menciptakan peluang beli utama.
Selain PayPal, Burry mempertahankan kepemilikan di Fiserv, Adobe, Autodesk, dan Veeva. Ia juga mengumumkan rencana untuk menambah posisi di Salesforce dan MSCI. Burry menekankan bahwa perusahaan pilihannya tidak bergantung pada pasar kredit swasta yang tegang, sehingga melindungi mereka dari tekanan teknis yang memengaruhi perusahaan lain di sektor tersebut.
Michael Burry memanfaatkan apa yang ia anggap sebagai reaksi berlebihan pasar di industri perangkat lunak. Ia tetap yakin bahwa perusahaan pilihannya memiliki fundamental yang kuat dan tidak terancam secara signifikan oleh dinamika pasar baru-baru ini atau dampak model AI canggih.
T: Mengapa Michael Burry membeli saham perangkat lunak sekarang?
J: Ia percaya harga saham mereka telah jatuh karena tekanan pasar teknis, bukan kelemahan bisnis, sehingga menyajikan peluang investasi yang baik.
T: Apa posisi baru Michael Burry yang paling signifikan?
J: Ia mengungkapkan posisi baru sebesar 3,5% di PayPal.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait