TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
2

Hennessy, merek konyak terkemuka di bawah naungan LVMH, telah berhasil menyelesaikan kesepakatan gaji dengan serikat pekerjanya. Kesepakatan ini mencegah potensi aksi mogok dengan memberikan kompensasi kepada pekerja atas bonus yang hilang di tengah penjualan yang lesu.
Kesepakatan tersebut mencakup pembayaran satu kali setara dengan 6,8% dari gaji tahunan, dengan pembayaran minimum sekitar 3.200 euro dan maksimum 6.500 euro per karyawan.
Divisi minuman LVMH telah mengalami tekanan finansial yang signifikan, dengan keuntungan yang berkurang separuh selama dua tahun terakhir. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh tarif AS yang memengaruhi penjualan konyak di pasar terbesarnya dan permintaan minuman beralkohol yang secara umum lesu.
Menanggapi kemerosotan tersebut, perusahaan membatalkan bonus bagi hasil, yang sering kali merupakan hingga 15% dari gaji tahunan pekerja di industri minuman beralkohol Prancis dan menyebabkan perselisihan perburuhan.
Meskipun penyelesaian di Hennessy membawa stabilitas, ketegangan buruh tetap ada di dalam portofolio minuman LVMH yang lebih luas. Serikat pekerja CGT melanjutkan seruan mogok di merek sampanye terkenal grup tersebut, Moet & Chandon dan Veuve Clicquot, atas keluhan terkait bonus yang sama.
Kontras ini menyoroti tantangan berkelanjutan bagi konglomerat mewah tersebut saat menavigasi hambatan operasional sambil mempertahankan dividen pemegang saham yang stabil.
Kesepakatan gaji Hennessy adalah perkembangan positif bagi LVMH, mengamankan operasional di merek minuman beralkohol terbesarnya. Namun, perselisihan yang belum terselesaikan di rumah-rumah sampanyenya menunjukkan bahwa hubungan ketenagakerjaan dan tekanan pasar akan tetap menjadi fokus utama bagi sektor minuman perusahaan dalam waktu dekat.
T: Apa saja yang termasuk dalam kesepakatan gaji Hennessy?
J: Kesepakatan tersebut memberikan pembayaran satu kali sebesar 6,8% dari gaji tahunan, dengan jaminan minimum sekitar 3.200 euro dan batas maksimum 6.500 euro per pekerja.
T: Mengapa pekerja di divisi minuman LVMH melakukan protes?
J: Mereka memprotes pembatalan bonus bagi hasil, sebuah keputusan yang dibuat setelah keuntungan divisi tersebut turun tajam karena penjualan yang lesu dan tarif AS.
T: Apakah merek LVMH lainnya masih menghadapi mogok kerja?
J: Ya, serikat pekerja CGT terus menyerukan mogok kerja di merek sampanye Moet & Chandon dan Veuve Clicquot atas masalah bonus yang belum terselesaikan yang sama.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait