Penjualan Aset Lukoil Senilai $22 Miliar: AS Perpanjang Batas Waktu

User profile image

TrustFinance Global Insights

Jan 16, 2026

2 min read

2

Penjualan Aset Lukoil Senilai $22 Miliar: AS Perpanjang Batas Waktu

Perkembangan Kunci dalam Divestasi Aset Lukoil

Departemen Keuangan AS secara resmi telah memperpanjang batas waktu hingga 28 Februari bagi perusahaan minyak Rusia Lukoil untuk menegosiasikan penjualan aset internasionalnya. Portofolio tersebut, yang bernilai sekitar $22 miliar, mencakup operasi hulu, kilang, dan stasiun pengisian bahan bakar ritel, dengan setiap kesepakatan spesifik memerlukan persetujuan terpisah dari Departemen Keuangan AS.

Tinjauan Situasi

Aset-aset tersebut telah menarik berbagai calon pembeli, termasuk raksasa ekuitas swasta Carlyle, konsorsium Chevron dan Quantum Capital Group, serta International Holding Company yang berbasis di UEA. Pihak lain yang berminat termasuk Exxon Mobil dan Midad Energy dari Arab Saudi. Namun, proses ini diperumit oleh sanksi, di mana Departemen Keuangan AS telah memblokir tawaran dari Gunvor dan bank AS Xtellus Partners.

Dampak Ekonomi dan Pasar

Hasil penjualan ini dapat menata ulang infrastruktur energi dan rantai pasokan, terutama di Eropa dan Timur Tengah. Kepemilikan signifikan Lukoil, seperti 75% sahamnya di ladang minyak West Qurna 2 Irak dan kilang Neftohim Burgas di Bulgaria, merupakan aset regional yang sangat penting. Pengalihan kepemilikan kepada entitas baru akan dipantau ketat oleh pasar untuk melihat potensi perubahan dalam strategi operasional dan stabilitas pasokan.

Ringkasan

Dengan batas waktu baru ini, fokus tetap pada negosiasi yang kompleks dan kemampuan calon pembeli untuk mendapatkan persetujuan regulasi. Transaksi ini menyoroti tantangan geopolitik signifikan yang terkait dengan kesepakatan energi besar dalam iklim saat ini. Pelaku pasar akan memantau pengumuman lebih lanjut seiring mendekatnya batas waktu Februari.

FAQ

T: Berapa total nilai aset internasional Lukoil yang dijual?
J: Aset-aset tersebut bernilai sekitar $22 miliar.

T: Mengapa batas waktu negosiasi penjualan diperpanjang?
J: Departemen Keuangan AS memperpanjang batas waktu hingga 28 Februari untuk memberikan lebih banyak waktu untuk negosiasi, yang diperumit oleh skala aset dan sanksi internasional.

T: Perusahaan mana saja yang telah menunjukkan minat untuk membeli aset-aset tersebut?
J: Perusahaan-perusahaan besar seperti Carlyle, Chevron, Exxon Mobil, dan International Holding Company telah menyatakan minat.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.