TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 16, 2026
2 min read
11

CEO Kering, Luca de Meo, telah menyatakan bahwa merek unggulannya, Gucci, harus secara fundamental merombak strateginya di Tiongkok setelah bertahun-tahun berpuas diri. Ia menyatakan bahwa merek tersebut sebelumnya memperlakukan pasar sebagai sumber pertumbuhan yang mudah dengan toko-toko yang berlokasi buruk dan pengalaman ritel yang ketinggalan zaman.
Menurut CEO, pasar Tiongkok telah matang secara signifikan, dengan konsumen menjadi lebih cerdas dan memprioritaskan kualitas serta desain daripada sekadar logo. Gucci gagal memanfaatkan ledakan pascapandemi dan sejak itu berjuang dengan melambatnya pengeluaran konsumen, sebagian besar karena pendekatannya yang ketinggalan zaman dan ketergantungan pada gerai diskon.
Strategi baru ini bertujuan untuk memposisikan ulang Gucci dengan meningkatkan pengalaman di dalam toko dan menyesuaikan penawarannya untuk klien yang lebih canggih. Meskipun merek Kering lainnya seperti Bottega Veneta telah mendapatkan manfaat dari fokus yang lebih tajam di Tiongkok, CEO memperingatkan bahwa pemulihan Gucci akan memakan waktu lebih lama, memperkirakan linimasa beberapa bulan hingga satu tahun.
Jalan Gucci ke depan di Tiongkok membutuhkan transformasi signifikan yang berfokus pada pesan merek dan pengalaman ritel premium. Keberhasilan perubahan haluan ini merupakan faktor penting bagi kinerja Kering di masa depan dan akan diawasi ketat oleh pasar.
T: Mengapa Gucci membutuhkan strategi baru di Tiongkok?
J: Pendekatan sebelumnya sudah ketinggalan zaman untuk pasar barang mewah Tiongkok yang canggih, yang kini menghargai kualitas dan pengalaman daripada logo.
T: Berapa perkiraan linimasa pemulihan Gucci?
J: CEO Kering memperkirakan pemulihan bisa memakan waktu dari beberapa bulan hingga satu tahun untuk menunjukkan hasil yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait