TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
มี.ค. 17, 2026
2 min read
14

Jaksa Agung Arizona, Kris Mayes, telah mengajukan 20 dakwaan pidana terhadap Kalshi. Platform pasar prediksi tersebut dituduh mengoperasikan bisnis perjudian ilegal dan secara tidak sah menerima taruhan dari penduduk untuk olahraga dan pemilihan politik.
Dakwaan tersebut, yang diajukan di Pengadilan Tinggi Maricopa County, menandai kasus pidana pertama yang diajukan oleh sebuah negara bagian terhadap Kalshi. Perusahaan tersebut, yang diatur oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas federal (CFTC), membantah tuduhan tersebut. Kalshi menyatakan bahwa bisnisnya adalah bursa keuangan, berbeda dari kasino, dan seharusnya tidak tunduk pada "berbagai undang-undang negara bagian yang tidak konsisten."
Tantangan hukum ini menyoroti meningkatnya gesekan regulasi antara otoritas perjudian negara bagian dan pasar prediksi yang diawasi secara federal. Hasilnya dapat menetapkan preseden penting bagi sektor taruhan online dan teknologi keuangan AS, memperjelas batas yurisdiksi antara undang-undang perjudian negara bagian dan regulasi komoditas federal untuk kontrak berbasis peristiwa.
Kasus terhadap Kalshi menggarisbawahi konflik krusial mengenai klasifikasi dan regulasi pasar prediksi. Pelaku pasar dan regulator akan memantau dengan cermat proses persidangan, karena keputusan pengadilan dapat membentuk kembali lanskap operasional dan hukum untuk seluruh industri.
T: Dakwaan spesifik apa yang dihadapi Kalshi di Arizona?
J: Kalshi didakwa mengoperasikan bisnis perjudian ilegal dengan menerima taruhan pada olahraga profesional dan perguruan tinggi, serta pada pemilihan umum mendatang, termasuk pemilihan presiden 2028.
T: Apa pembelaan utama Kalshi terhadap dakwaan ini?
J: Kalshi berpendapat bahwa mereka beroperasi sebagai bursa keuangan di bawah yurisdiksi eksklusif CFTC federal dan bukan merupakan perusahaan perjudian ilegal yang tunduk pada undang-undang negara bagian.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

18 เม.ย. 2026
Tembakan Menghantam Kapal Dagang di Selat Hormuz