TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०६, २०२६
2 min read
2

Seorang hakim Pengadilan Tinggi Suffolk County telah menolak permintaan operator pasar prediksi Kalshi untuk menunda perintah, secara efektif melarangnya menawarkan kontrak acara olahraga di Massachusetts dalam waktu 30 hari tanpa lisensi perjudian negara bagian. Hakim memutuskan bahwa kepentingan negara bagian dalam mengatur perjudian olahraga lebih besar daripada dampak finansial pada Kalshi.
Putusan ini merupakan perkembangan penting dalam konflik nasional yang sedang berlangsung antara regulator perjudian negara bagian dan operator pasar prediksi. Kalshi, yang dilisensikan oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC), berpendapat bahwa kontraknya berada di bawah yurisdiksi federal eksklusif. Namun, Jaksa Agung Massachusetts Andrea Joy Campbell berpendapat bahwa Kalshi mengoperasikan perusahaan taruhan olahraga tanpa izin, pandangan yang didukung oleh pengadilan.
Keputusan ini menetapkan preseden penting, memperkuat otoritas undang-undang perjudian tingkat negara bagian. Hakim Christopher Barry-Smith mencatat bahwa Kalshi mengadopsi model bisnisnya dengan menyadari sepenuhnya risiko hukum. Perusahaan telah menyatakan niatnya untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut, menandakan pertarungan hukum yang berkepanjangan mengenai otoritas regulasi.
Kalshi akan melanjutkan bandingnya, melanjutkan pertarungan hukum mengenai apakah undang-undang federal atau negara bagian yang mengatur operasinya. Hasilnya akan diawasi ketat oleh pasar prediksi lain dan regulator di negara bagian seperti Nevada, di mana tantangan serupa sedang berlangsung.
T: Mengapa Kalshi dilarang di Massachusetts?
J: Seorang hakim memutuskan bahwa Kalshi beroperasi sebagai perusahaan taruhan olahraga tanpa izin, melanggar undang-undang perjudian negara bagian.
T: Apa argumen hukum utama Kalshi?
J: Kalshi mengklaim operasinya diatur oleh undang-undang federal di bawah yurisdiksi eksklusif Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), bukan undang-undang perjudian negara bagian.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait