TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 02, 2026
2 min read
2

J.P. Morgan telah merilis perkiraan bullish, memprediksi harga emas akan mencapai $6.300 per ons pada akhir tahun 2026. Proyeksi ini sejalan dengan institusi keuangan besar lainnya, termasuk Deutsche Bank dan UBS, yang memperkirakan harga masing-masing sebesar $6.000 dan $6.200 untuk periode yang sama, menandakan kepercayaan yang kuat terhadap logam mulia ini.
Pendorong utama di balik prospek optimis ini adalah permintaan berkelanjutan dari bank sentral dan investor. J.P. Morgan mengutip tren struktural diversifikasi cadangan, memperkirakan pembelian emas oleh bank sentral akan mencapai 800 ton pada tahun 2026. Hal ini mencerminkan pergeseran pasar yang lebih luas menuju aset riil dibandingkan aset kertas tradisional di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meskipun terjadi volatilitas harga jangka pendek baru-baru ini, termasuk penurunan tajam dalam satu hari, para analis tetap yakin akan kinerja emas dalam jangka menengah. Tekanan beli yang berkelanjutan dari sektor resmi diperkirakan akan memberikan dasar yang kuat bagi harga, berpotensi memengaruhi strategi investor dan memperkuat status emas sebagai aset safe-haven utama.
Konsensus di antara para analis terkemuka menunjukkan tren kenaikan harga emas yang berkelanjutan hingga tahun 2026. Investor akan memantau dengan cermat aktivitas bank sentral dan indikator makroekonomi sebagai pendorong utama tren ini.
T: Berapa perkiraan harga emas J.P. Morgan untuk tahun 2026?
J: J.P. Morgan memperkirakan harga emas akan mencapai $6.300 per ons pada akhir tahun 2026.
T: Apa alasan utama di balik prediksi harga emas yang bullish?
J: Alasan utamanya adalah permintaan yang kuat dan berkelanjutan dari bank sentral yang mendiversifikasi cadangan mereka, bersama dengan minat investor yang berkelanjutan terhadap aset riil.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait