TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 06, 2026
2 min read
14

Bank investasi Jefferies telah meningkatkan perkiraan harga jangka panjangnya untuk minyak mentah, menandakan bahwa harga pasar saat ini mungkin meremehkan tantangan pasokan di masa depan. Perusahaan menaikkan perkiraan harga terminalnya untuk minyak mentah WTI dan Brent sebesar $5 per barel, menetapkan target baru masing-masing pada $70 dan $75.
Penyesuaian ini berasal dari analisis bahwa kurva forward tidak mencerminkan realitas pasar struktural. Pendorong utama di balik revisi ini meliputi pengetatan kendala pasokan global dan meningkatnya risiko geopolitik yang mengancam infrastruktur energi. Selain kenaikan harga terminal, Jefferies juga menaikkan estimasi WTI 2026-nya menjadi $81,79 per barel dan perkiraan 2027-nya menjadi $75.
Prospek yang direvisi ini menunjukkan lingkungan jangka panjang yang lebih bullish untuk sektor energi. Harga minyak yang lebih tinggi secara berkelanjutan dapat memengaruhi strategi investasi, berpotensi menguntungkan produsen energi sekaligus menimbulkan tekanan inflasi pada ekonomi yang lebih luas. Industri dengan konsumsi energi tinggi perlu memantau tren ini dengan cermat.
Sebagai kesimpulan, perkiraan terbaru Jefferies menggarisbawahi potensi pergeseran struktural di mana risiko sisi pasokan menjadi lebih menonjol. Investor dan analis pasar akan mengamati apakah realitas struktural ini terwujud dan bagaimana dampaknya terhadap pasar energi global ke depan.
Q: Mengapa Jefferies menaikkan perkiraan harga minyaknya?
A: Perusahaan percaya bahwa kurva forward pasar tidak secara memadai memperhitungkan kendala pasokan struktural dan meningkatnya risiko geopolitik terhadap infrastruktur energi.
Q: Berapa target harga jangka panjang baru dari Jefferies?
A: Perkiraan terminal baru adalah $70 per barel untuk WTI dan $75 per barel untuk minyak mentah Brent.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait