TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
4

Data resmi dari Kementerian Keuangan Jepang mengonfirmasi bahwa negara tersebut tidak mengeluarkan dana untuk intervensi mata uang dari 29 Desember hingga 28 Januari. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk mendukung pelemahan yen terbatas pada peringatan lisan dari para pejabat.
Yen mengalami kenaikan singkat baru-baru ini, memicu spekulasi tentang intervensi terselubung, terutama setelah laporan pemeriksaan suku bunga oleh pejabat keuangan. Namun, data pasar uang dari Bank of Japan tidak menunjukkan arus keluar modal besar yang biasanya terkait dengan tindakan pasar langsung. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menolak berkomentar mengenai tindakan spesifik, menekankan koordinasi dengan Amerika Serikat.
Otoritas Jepang menyatakan bahwa mereka siap untuk melawan pergerakan mata uang spekulatif. Negara ini memiliki kekuatan finansial yang besar dengan cadangan mata uang asing sebesar $1,16 triliun per Desember. Intervensi besar terakhir yang dikonfirmasi terjadi pada tahun 2024, ketika pemerintah menghabiskan rekor 15,3 triliun yen untuk menopang mata uang di tengah perbedaan kebijakan moneter dengan Federal Reserve AS.
Meskipun volatilitas pasar dan yen yang lemah, Jepang secara resmi mengadopsi pendekatan tanpa intervensi langsung. Pemerintah mengandalkan komunikasi strategis sambil mempertahankan cadangan yang signifikan untuk potensi tindakan di masa depan jika diperlukan. Investor akan terus memantau kinerja yen dan pernyataan resmi dengan cermat.
T: Apakah Jepang melakukan intervensi untuk mendukung yen baru-baru ini?
J: Tidak, data Kementerian Keuangan dari 29 Desember hingga 28 Januari menunjukkan nol dana yang dihabiskan untuk intervensi mata uang.
T: Bagaimana Jepang mencoba memengaruhi yen tanpa intervensi langsung?
J: Pejabat keuangan Jepang menggunakan peringatan lisan untuk memperingatkan pasar terhadap pergerakan mata uang spekulatif yang sepihak.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait