Italia Menyelidiki Penjualan Game Mobile Activision Blizzard

User profile image

TrustFinance Global Insights

ม.ค. 16, 2026

2 min read

2

Italia Menyelidiki Penjualan Game Mobile Activision Blizzard

Detail Utama Investigasi

Otoritas persaingan Italia telah memulai dua investigasi terhadap unit Activision Blizzard milik Microsoft. Penyelidikan ini berfokus pada dugaan praktik penjualan yang "menyesatkan dan agresif" terkait dengan game seluler populer "Diablo Immortal" dan "Call of Duty Mobile."



Gambaran Umum Situasi

Menurut regulator Italia, Activision Blizzard diduga melanggar undang-undang perlindungan konsumen dan gagal mematuhi standar profesional. Otoritas tersebut menyoroti kekhawatiran bahwa metode monetisasi perusahaan mengeksploitasi sektor dengan risiko kecanduan judi yang diketahui, menandai langkah signifikan dalam penegakan hak-hak konsumen di ruang game digital.



Dampak Ekonomi dan Pasar

Investigasi ini sejalan dengan peningkatan pengawasan regulasi global terhadap monetisasi di industri game seluler. Putusan yang merugikan Activision Blizzard dapat mengakibatkan denda besar dan memerlukan perubahan pada model pembelian dalam game-nya di Uni Eropa. Peristiwa ini dapat menimbulkan volatilitas jangka pendek bagi saham Microsoft (MSFT) karena investor menilai potensi risiko keuangan dan reputasi.



Ringkasan

Penyelidikan ini menempatkan operasi game seluler Activision Blizzard yang menguntungkan di bawah pengawasan ketat di pasar Eropa yang penting. Hasilnya akan diawasi ketat oleh industri, karena dapat menjadi preseden untuk regulasi monetisasi dalam game di masa depan. Faktor-faktor utama yang perlu dipantau meliputi pernyataan resmi dari perusahaan dan jadwal investigasi.



FAQ

T: Perusahaan mana yang sedang diselidiki di Italia?
J: Unit Activision Blizzard milik Microsoft adalah subjek investigasi.

T: Game apa saja yang secara spesifik disebutkan dalam penyelidikan?
J: Investigasi ini menargetkan praktik penjualan "Diablo Immortal" dan "Call of Duty Mobile."

T: Apa tuduhan utamanya?
J: Tuduhan intinya adalah penggunaan praktik komersial yang menyesatkan dan agresif yang berpotensi melanggar undang-undang perlindungan konsumen.



Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.