TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 26, 2026
2 min read
23

Innate Pharma (EPA:IPH), pengembang imunoterapi yang berbasis di Prancis, mengumumkan penurunan pendapatan sebesar 55% dari tahun ke tahun dalam laporan keuangan terbarunya. Perusahaan membukukan kerugian bersih sebesar €49,2 juta, konsisten dengan tahun sebelumnya, dan memproyeksikan cadangan kasnya akan bertahan hingga akhir kuartal ketiga tahun 2026.
Penurunan pendapatan yang tajam ini disebabkan oleh berakhirnya perjanjian kolaborasi dan lisensi utama dengan mitra farmasi AstraZeneca dan Sanofi. Secara paralel, Innate Pharma telah mengurangi biaya operasional dengan menurunkan biaya R&D, personel, dan konsultasi. Perusahaan juga sedang menerapkan rencana pengurangan tenaga kerja, dengan penyelesaian diharapkan pada paruh pertama tahun 2026.
Kerugian operasional perusahaan untuk periode tersebut adalah €54,0 juta. Ke depan, strategi Innate Pharma bergantung pada pipeline klinisnya, dengan rencana untuk memulai uji coba Fase 3 TELLOMAK-3 pada paruh kedua tahun 2026, menunggu pendanaan. Data dari uji coba Fase 3 PACIFIC-9 juga diharapkan pada jangka waktu yang sama.
Innate Pharma berada dalam fase transisi yang ditandai oleh kontraksi pendapatan dan restrukturisasi strategis. Stabilitas masa depan perusahaan bergantung pada pengelolaan pengeluaran kasnya sambil mengamankan pendanaan untuk memajukan uji coba klinis tahap akhir.
Q: Mengapa pendapatan Innate Pharma menurun secara signifikan?
A: Penurunan pendapatan sebesar 55% terutama disebabkan oleh berakhirnya dan penghentian perjanjian lisensi utama dengan mitra AstraZeneca dan Sanofi.
Q: Apa saja tonggak penting Innate Pharma yang akan datang?
A: Perusahaan bertujuan untuk memulai uji coba Fase 3 TELLOMAK-3 dan mengharapkan data dari uji coba Fase 3 PACIFIC-9, keduanya dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait