TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 04, 2026
2 min read
11

Pasar saham Indonesia mengalami penurunan signifikan pada penutupan sesi perdagangan hari Rabu. Indeks Komposit IDX anjlok tajam sebesar 4,86%, ditutup pada level terendah baru dalam enam bulan. Penurunan ini didorong oleh kerugian yang meluas di beberapa industri utama.
Aksi jual ini dipimpin oleh pelemahan yang nyata di sektor Infrastruktur, Keuangan, dan Pertanian. Di Bursa Efek Jakarta, sentimen pasar sangat negatif, dengan 793 saham melemah dibandingkan hanya 41 yang menguat, sementara 27 saham tidak berubah. Di antara saham dengan kinerja terburuk adalah Dua Putra Utama Makmur PT (DPUM), yang anjlok 14,94%. Sebaliknya, Ifishdeco PT (IFSH) menjadi pengecualian yang menonjol, melonjak 25,00% mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
Di pasar komoditas, harga minyak menunjukkan kekuatan, dengan Minyak Mentah untuk pengiriman April naik 3,02% menjadi $76,81 per barel dan minyak Brent untuk pengiriman Mei meningkat 3,12%. Kontrak Berjangka Emas juga mengalami kenaikan sebesar 1,01%. Di pasar mata uang, Rupiah Indonesia melemah terhadap Dolar AS, dengan pasangan USD/IDR naik 0,49% menjadi 16,907.70. Kontrak Berjangka Indeks Dolar AS sedikit naik 0,07%, menunjukkan kekuatan dolar yang lebih luas.
Penurunan tajam pada Indeks Komposit IDX mencerminkan sentimen bearish yang signifikan di kalangan investor, terutama terkonsentrasi pada sektor-sektor ekonomi inti. Meskipun beberapa saham individu menunjukkan kenaikan yang luar biasa, luasnya pasar secara keseluruhan sangat lemah. Para trader akan memantau dengan cermat tanda-tanda stabilisasi dan memantau fluktuasi mata uang serta pergerakan harga komoditas untuk arah selanjutnya.
T: Mengapa pasar saham Indonesia anjlok?
J: Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian besar di sektor Infrastruktur, Keuangan, dan Pertanian, menunjukkan aksi jual massal.
T: Berapa banyak Indeks Komposit IDX turun?
J: Indeks Komposit IDX turun sebesar 4,86%, yang menandai level terendah baru dalam enam bulan untuk indeks acuan tersebut.
T: Apakah ada saham yang berkinerja baik?
J: Ya, meskipun pasar mengalami penurunan, Ifishdeco PT (IFSH) naik 25,00% mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, sementara Satria Mega Kencana Tbk PT (SOTS) bertambah 24,59%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait