TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 28, 2026
2 min read
12

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang dikenal sebagai IDX Composite, mengakhiri sesi perdagangan Selasa dengan penurunan 0,50%. Penurunan ini terutama didorong oleh kerugian di sektor Infrastruktur, Pertanian, dan Industri Dasar, mencerminkan tekanan jual yang meluas di pasar saham Indonesia.
Sentimen pasar negatif, dengan saham yang melemah lebih banyak daripada yang menguat di Bursa Efek Jakarta dengan rasio 387 berbanding 323, sementara 147 saham tidak berubah. Saham-saham yang berkinerja buruk antara lain Jaya Agra Wattie Tbk (JK:JAWA), yang turun 14,56%. Sebaliknya, Kokoh Exa Nusantara Tbk PT (JK:KOCI) muncul sebagai saham dengan kenaikan tertinggi, melonjak 34,82%.
Di pasar terkait, harga komoditas menunjukkan hasil yang beragam. Harga minyak mentah dan minyak Brent berjangka naik lebih dari 2%, menunjukkan kekuatan di sektor energi. Sebaliknya, Emas Berjangka mengalami penurunan. Di pasar mata uang, Rupiah Indonesia melemah terhadap Dolar AS, dengan pasangan USD/IDR naik 0,21%.
Sesi ini menyoroti kelemahan spesifik sektor yang menarik pasar secara keseluruhan turun. Investor akan memantau apakah tekanan ini berlanjut dan bagaimana pergerakan pasar komoditas dan mata uang global yang sedang berlangsung akan memengaruhi ekuitas Indonesia ke depan.
T: Mengapa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun?
J: Indeks turun terutama karena kerugian signifikan di sektor Infrastruktur, Pertanian, dan Industri Dasar.
T: Bagaimana kinerja pasar mata uang?
J: Rupiah Indonesia melemah terhadap Dolar AS, dengan nilai tukar USD/IDR naik 0,21%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait