TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ม.ค. 23, 2026
2 min read
3

Pasar saham India mengakhiri minggu dengan catatan negatif, dengan indeks-indeks utama mengalami penurunan signifikan. Pada penutupan Jumat, indeks Nifty 50 turun 0,95% mencapai level terendah baru dalam tiga bulan, sementara indeks BSE Sensex 30 turun 0,94%.
Penurunan ini didorong oleh kerugian yang meluas di beberapa sektor utama. Industri Real Estat, Tenaga Listrik, dan Barang Modal termasuk yang paling terpukul, menyebabkan saham-saham turun. Sentimen pasar sangat negatif, dengan saham yang jatuh lebih banyak daripada yang naik dengan selisih yang lebar di Bursa Efek Nasional maupun Bursa Efek Bombay.
Saham-saham Adani Group menunjukkan kinerja buruk yang mencolok, dengan Adani Enterprises Ltd anjlok 10,76% mencapai level terendah baru dalam 52 minggu. Adani Ports and Special Economic Zone Ltd juga turun tajam sebesar 7,02%. Sebaliknya, Dr Reddy’s Laboratories Ltd menjadi saham dengan kenaikan tertinggi di Nifty 50, naik 1,72%. Mencerminkan ketidakpastian pasar, India VIX, ukuran utama volatilitas, melonjak 7,57% mencapai level tertinggi dalam enam bulan.
Sesi ditutup dengan sentimen bearish yang jelas, diperkuat oleh kenaikan tajam pada indeks volatilitas. Investor akan memantau dengan cermat sektor-sektor utama dan indikator pasar yang lebih luas untuk arah di masa depan.
T: Indeks saham India mana yang mencapai level terendah baru?
J: Indeks Nifty 50 turun 0,95% mencapai level terendah baru dalam tiga bulan.
T: Apa yang ditunjukkan oleh indeks volatilitas?
J: India VIX naik 7,57% mencapai level tertinggi baru dalam enam bulan, menandakan peningkatan ketidakpastian investor dan ketakutan pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait