TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०५, २०२६
2 min read
2

Pasar ekuitas India mengakhiri sesi perdagangan Kamis di zona negatif. Indeks acuan Nifty 50 turun 0,52 persen, sementara indeks BSE Sensex 30 mencatat penurunan 0,60 persen pada penutupan pasar.
Penurunan ini terutama didorong oleh tekanan jual yang meluas di beberapa industri utama. Sektor-sektor yang memimpin kerugian meliputi Barang Modal, Logam, dan Teknologi, yang berkontribusi signifikan terhadap sentimen pasar negatif dan menyeret indeks-indeks utama lebih rendah.
Meskipun pasar secara keseluruhan menurun, beberapa saham mencatat kenaikan. Di Nifty 50, Trent Ltd naik 3,05 persen. Khususnya, saham JSW Steel Ltd naik 1,04 persen, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa selama sesi tersebut. Tata Steel Ltd juga bertambah 1,33 persen.
Saham berkinerja terburuk sesi ini meliputi Hindalco Industries Ltd, yang turun 3,00 persen. Eternal Ltd mengalami penurunan 2,41 persen, dan Bharti Airtel Ltd turun 1,67 persen, mencerminkan tekanan jual yang meluas.
Lebar pasar negatif, dengan jumlah saham yang jatuh secara signifikan melebihi saham yang naik di Bursa Efek Nasional maupun Bursa Efek Bombay. India VIX, ukuran volatilitas pasar, menurun 0,90 persen menjadi 12,14.
Q: Indeks saham India mana yang turun selama sesi tersebut?
A: Indeks Nifty 50 turun 0,52 persen, dan indeks BSE Sensex 30 turun 0,60 persen.
Q: Sektor apa saja yang memimpin penurunan di pasar India?
A: Penurunan ini terutama dipimpin oleh kerugian di sektor Barang Modal, Logam, dan Teknologi.
Q: Apakah ada kinerja saham positif yang menonjol?
A: Ya, saham JSW Steel Ltd naik 1,04 persen mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, meskipun pasar secara keseluruhan menurun.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait