TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 07, 2026
2 min read
1

InterContinental Hotels Group (IHG) mengumumkan kuartal pertama yang kuat, dengan pendapatan per kamar tersedia (RevPAR) tumbuh sebesar 4,4%, melampaui ekspektasi analis sebesar 3,3%. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan okupansi sebesar 1,5 poin persentase dan kenaikan tarif harian rata-rata sebesar 2,0%.
Operator hotel ini mencatat pertumbuhan RevPAR positif di seluruh wilayah utamanya. Amerika mencatat peningkatan 3,6%, sementara wilayah EMEAA tumbuh 5,6%, dan Tiongkok Raya mencatat kenaikan 5,7%. Perusahaan juga memperluas ukuran sistem bersihnya sebesar 5,0% selama kuartal tersebut, menambahkan 14.900 kamar dan menjadikan pipeline pengembangan globalnya menjadi 343.000 kamar.
Meskipun kuartal ini kuat, IHG mencatat penurunan RevPAR EMEAA sebesar 7% untuk bulan April, yang dikaitkan dengan konflik di Timur Tengah. Namun, kinerja di Amerika meningkat pesat pada bulan Maret dan April, dan pemesanan tingkat grup menunjukkan pertumbuhan tahun-ke-tahun untuk kuartal kedua. Perusahaan tetap yakin dapat mencapai perkiraan konsensus setahun penuh untuk pertumbuhan RevPAR sebesar 2,2%.
Meskipun menghadapi tantangan geopolitik regional, hasil Q1 IHG yang kuat dan tren pemesanan yang positif ke depan memberikan fondasi yang kokoh. Perusahaan mempertahankan panduan setahun penuhnya, menandakan kepercayaan diri dalam menghadapi volatilitas pasar dan mempertahankan pertumbuhan.
T: Apa metrik kinerja utama IHG pada kuartal pertama?
J: Metrik utama IHG, pendapatan per kamar tersedia (RevPAR), meningkat sebesar 4,4% secara tahunan, melampaui perkiraan pasar.
T: Wilayah mana yang menghadapi tantangan paling signifikan baru-baru ini?
J: Wilayah EMEAA mengalami penurunan RevPAR sebesar 7% pada bulan April, sebagian besar disebabkan oleh konflik dan gangguan perjalanan di Timur Tengah.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait