TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 07, 2026
2 min read
12

Fatih Birol, kepala Badan Energi Internasional (IEA), menyatakan bahwa krisis minyak dan gas global saat ini lebih serius daripada gabungan krisis tahun 1973, 1979, dan 2002. Ia menggambarkan situasi ini sebagai gangguan pasokan energi dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Krisis ini berakar dari blokade hampir total Iran terhadap Selat Hormuz, sebuah titik hambatan kritis tempat sekitar 20 persen minyak dan gas dunia mengalir. Tindakan ini, sebagai respons terhadap serangan oleh Israel dan AS, telah menyebabkan lonjakan harga energi yang signifikan.
Kepala IEA memperingatkan bahwa meskipun negara-negara maju seperti negara-negara Eropa, Jepang, dan Australia akan terpengaruh, negara-negara berkembang menghadapi risiko paling parah. Negara-negara ini rentan terhadap kenaikan harga energi dan pangan, yang dapat memicu percepatan inflasi secara umum. Sebagai tanggapan, negara-negara anggota IEA telah memulai pelepasan cadangan strategis untuk mengurangi guncangan pasokan.
Pasar energi global menghadapi volatilitas ekstrem menyusul blokade tersebut. Efektivitas pelepasan cadangan strategis akan menjadi faktor kunci yang perlu diperhatikan, begitu pula setiap upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan memulihkan aliran energi melalui Selat Hormuz.
T: Apa penyebab krisis energi saat ini?
J: Krisis ini dipicu oleh blokade Iran terhadap Selat Hormuz, yang mengganggu sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global.
T: Siapa yang paling terpengaruh oleh krisis ini?
J: Menurut IEA, negara-negara berkembang paling berisiko karena kenaikan harga energi, harga pangan, dan inflasi.
T: Tindakan apa yang sedang diambil?
J: Negara-negara anggota IEA telah sepakat untuk melepaskan cadangan minyak strategis untuk membantu menstabilkan pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait