TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 05, 2026
2 min read
2

Perusahaan telehealth Hims & Hers Health telah meluncurkan versi racikan dari obat penurun berat badan populer Wegovy, dengan harga perkenalan $49 per bulan. Langkah ini secara langsung menantang Novo Nordisk, produsen obat bermerek tersebut, dan menyebabkan harga sahamnya anjlok.
Penawaran baru dari Hims ini didasarkan pada semaglutide, bahan aktif yang sama yang ditemukan dalam Wegovy milik Novo Nordisk. Strategi penetapan harga perusahaan dimulai dari $49 untuk bulan pertama, naik menjadi $99 per bulan untuk rencana jangka panjang. Ini jauh lebih rendah daripada obat bermerek, yang rencananya akan ditawarkan Novo seharga $199 tanpa langganan.
Menyusul pengumuman tersebut, saham Novo Nordisk turun 8,6%. Berita ini juga berdampak pada pesaing utamanya, Eli Lilly, yang sahamnya turun 4% dalam perdagangan pra-pasar. Perkembangan ini menambah tekanan harga yang sudah ada, yang telah diperingatkan oleh Novo Nordisk di pasar obat penurun berat badan yang menguntungkan.
Masuknya Hims menyoroti pasar yang berkembang untuk obat racikan, sebuah praktik yang masih menjadi titik pertentangan dengan regulator. Meskipun menawarkan alternatif berbiaya lebih rendah, FDA sebelumnya telah memperingatkan terhadap klaim pemasaran untuk obat racikan yang tidak disetujui FDA. Pasar akan mengamati dengan cermat respons regulasi dan adopsi konsumen terhadap alternatif-alternatif ini.
T: Apa itu obat racikan?
J: Ini adalah obat yang dicampur oleh apotek untuk membuat obat yang disesuaikan dengan pasien individu. Praktik ini kontroversial bila dilakukan dalam skala massal untuk obat-obatan yang tidak secara resmi mengalami kelangkaan.
T: Bagaimana reaksi pasar terhadap pengumuman Hims?
J: Saham Novo Nordisk turun 8,6%, dan saham Eli Lilly turun 4% karena investor mengantisipasi peningkatan persaingan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

05 Thg 02 2026
BofA: Ledakan AI Menciptakan Peluang di Saham Gas Alam

05 Thg 02 2026
Saham Turki Melemah seiring BIST 100 Ditutup Turun 2,17%