TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 05, 2026
2 min read
2

The Hershey Company telah memproyeksikan penjualan dan laba tahunannya untuk tahun 2026 akan melampaui ekspektasi Wall Street, mengutip permintaan konsumen yang tangguh dan efek berkelanjutan dari kenaikan harga strategis. Hasil kuartal keempat perusahaan juga melampaui perkiraan pasar, menyebabkan sahamnya naik dalam perdagangan prapasar.
Meskipun lingkungan yang menantang ditandai oleh melonjaknya harga kakao yang menekan margin kotor, Hershey berhasil memanfaatkan permintaan yang kuat untuk merek kembang gula dan makanan ringan asinnya seperti SkinnyPop. Kenaikan harga sebesar 9% diterapkan untuk mengimbangi kenaikan biaya input, meskipun volume penjualan secara keseluruhan mengalami sedikit penurunan sebesar 3%.
Untuk tahun 2026, Hershey mengantisipasi pertumbuhan penjualan bersih antara 4% dan 5%, secara signifikan lebih tinggi dari konsensus analis sebesar 2,69%. Laba per saham yang disesuaikan diperkirakan berada dalam kisaran $8,20 hingga $8,52, juga di atas ekspektasi. Pada kuartal keempat, perusahaan melaporkan laba yang disesuaikan sebesar $1,71 per saham dari penjualan bersih sebesar $3,09 miliar, mengalahkan estimasi di kedua sisi.
Proyeksi optimis Hershey ini kontras dengan pesaing seperti Mondelez, menandakan kepercayaan pada strategi penetapan harga dan loyalitas mereknya. Pasar akan memantau dengan cermat kemampuan perusahaan untuk mengelola biaya kakao yang bergejolak sambil mempertahankan momentum penjualan melalui iklan dan inovasi produk.
T: Mengapa Hershey menaikkan harganya?
J: Hershey menaikkan harga untuk menyerap dampak melonjaknya biaya kakao dan inflasi biaya input lainnya.
T: Berapa perkiraan pertumbuhan penjualan Hershey untuk tahun 2026?
J: Perusahaan memperkirakan penjualan bersih akan tumbuh antara 4% dan 5% pada tahun 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait