TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 04 29, 2026
2 min read
2

Goldman Sachs melaporkan bahwa keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC menghadirkan risiko kenaikan yang signifikan dalam pasokan minyak global jangka menengah, mengutip potensi negara tersebut untuk secara substansial meningkatkan kapasitas produksi setelah kendala logistik teratasi.
UEA mengumumkan penarikannya dari OPEC dan aliansi OPEC+ yang berlaku mulai 1 Mei. Keputusan ini menyusul diskusi panjang mengenai kuota produksi dan terjadi di tengah ketegangan geopolitik. Langkah ini melemahkan kendali kelompok produsen atas pasar. Bersamaan dengan itu, harga minyak melonjak lebih dari 6% di tengah negosiasi AS-Iran yang buntu, meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah.
Goldman Sachs memproyeksikan produksi minyak mentah UEA dapat pulih menjadi 3,8 juta barel per hari (bph) pada Oktober 2026, dengan potensi melebihi 4,5 juta bph pada Februari 2026. Potensi peningkatan pasokan ini berlawanan dengan keterbatasan produksi saat ini karena penutupan Selat yang efektif. ADNOC, perusahaan minyak negara UEA, memperkuat prospek ini dengan targetnya untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 5 juta bph pada tahun 2027.
Meskipun produksi jangka pendek terbatas, keluarnya UEA menandakan pergeseran strategis yang dapat menyebabkan pasokan minyak global yang lebih tinggi dalam jangka menengah. Pelaku pasar akan memantau dengan cermat pembukaan kembali rute ekspor Teluk dan bagaimana UEA memanfaatkan kapasitas produksinya yang diperluas di luar kerangka OPEC.
T: Mengapa UEA keluar dari OPEC?
J: Keputusan tersebut menyusul diskusi bertahun-tahun mengenai kuota produksinya dan terjadi dalam konteks ketegangan geopolitik yang signifikan.
T: Apa perkiraan Goldman Sachs untuk produksi minyak UEA?
J: Goldman Sachs memperkirakan potensi produksi minyak mentah UEA dapat mencapai lebih dari 4,5 juta barel per hari pada Februari 2026, dengan ADNOC menargetkan kapasitas 5 juta bph pada tahun 2027.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

30 Thg 04 2026
L3Harris Mengajukan IPO Bisnis Solusi Rudal

30 Thg 04 2026
Avalyn Pharma IPO Dihargai $18, Raih $300 Juta