Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Apr 30, 2026
2 min read
19

Analis Goldman Sachs Jim Covello menyarankan investor untuk memprioritaskan penyedia cloud hyperscale daripada produsen semikonduktor untuk memanfaatkan ekspansi infrastruktur AI. Bank tersebut mencatat bahwa skeptisisme pasar tentang pengembalian investasi (ROI) untuk hyperscaler telah menekan valuasi saham mereka, menghadirkan peluang potensial.
Rekomendasi ini berlawanan dengan tren pasar terkini di mana pembuat chip menjadi investasi AI yang lebih disukai. Indeks Semikonduktor Bursa Efek Philadelphia telah melonjak hampir 150% dalam setahun terakhir, sementara hyperscaler seperti Amazon, Microsoft, dan Alphabet tertinggal karena kekhawatiran investor atas pengeluaran modal signifikan mereka untuk pusat data.
Analisis Covello menunjukkan perdagangan nilai relatif. Skenario utama untuk keberhasilan melibatkan hyperscaler yang menunjukkan pengembalian investasi positif dari pengeluaran AI mereka. Ini akan meredakan kekhawatiran investor, mengarah pada pemulihan valuasi mereka. Sebaliknya, saham chip mungkin memiliki potensi kenaikan terbatas karena pertumbuhan mereka sudah diperhitungkan oleh pasar.
Panduan dari Goldman Sachs menunjukkan potensi pergeseran strategi investor dalam sektor AI. Fokus mungkin bergeser dari pemasok perangkat keras ke platform cloud berskala besar yang menerapkan teknologi tersebut, menunggu bukti pengembalian yang menguntungkan atas investasi besar mereka.
T: Perusahaan mana saja yang dianggap sebagai hyperscaler?
J: Laporan tersebut menyebutkan perusahaan teknologi besar seperti Amazon.com Inc., Microsoft Corp., Alphabet Inc., Oracle Corp., dan Meta Platforms Inc.
T: Mengapa Goldman Sachs lebih memilih hyperscaler daripada pembuat chip?
J: Goldman Sachs percaya hyperscaler undervalued karena skeptisisme pasar tentang ROI pengeluaran AI mereka, sementara saham pembuat chip telah melihat kenaikan signifikan dan mungkin memiliki potensi kenaikan yang lebih kecil.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.