TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 30, 2026
2 min read
16

Harga emas pulih dari level terendah satu bulan selama perdagangan Asia tetapi terus menghadapi tekanan dari prospek Federal Reserve yang hawkish dan meningkatnya ketegangan geopolitik terkait Iran. Logam mulia ini sedang menavigasi lingkungan yang kompleks di mana permintaan safe-haven bersaing dengan dolar AS yang kuat.
Emas spot naik 0,5% menjadi $4.564,12 per ounce, sementara harga emas berjangka naik 0,3% menjadi $4.575,66 per ounce. Logam mulia lainnya juga menunjukkan pemulihan, dengan perak spot naik 1,2% menjadi $72,2485 per ounce dan platinum spot naik 2% menjadi $1.918 per ounce, rebound dari kerugian baru-baru ini.
Pasar bereaksi terhadap Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga stabil, dengan meningkatnya perbedaan pendapat di antara anggota dewan mengenai bias pelonggaran bank sentral. Sinyal hawkish ini memperkuat dolar, meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset non-produktif seperti emas. Bersamaan dengan itu, laporan potensi tindakan militer AS terhadap Iran telah menyebabkan harga minyak melonjak, memicu kekhawatiran inflasi dan semakin mendukung sikap tegas dari bank sentral.
Lintasan emas tetap tidak pasti. Emas terjebak antara peran tradisionalnya sebagai aset safe haven selama konflik dan dampak negatif dari suku bunga yang lebih tinggi. Pelaku pasar akan memantau dengan cermat pertemuan mendatang dari Bank of England dan European Central Bank untuk arah selanjutnya.
Q: Mengapa harga emas menghadapi tekanan meskipun terjadi rebound?
A: Tekanan utama berasal dari sikap hawkish Federal Reserve, yang memperkuat dolar AS dan membuat emas non-produktif menjadi investasi yang kurang menarik dibandingkan dengan aset berbunga.
Q: Bagaimana ketegangan AS-Iran memengaruhi pasar emas?
A: Meningkatnya ketegangan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Namun, lonjakan harga minyak yang diakibatkannya dapat menyebabkan tekanan inflasi, mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi, yang merupakan hambatan bagi emas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait