TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4월 24, 2026
2 min read
10

Harga emas turun pada hari Jumat, bersiap untuk kerugian mingguan yang signifikan karena investor lebih memilih dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik antara AS dan Iran. Runtuhnya pembicaraan damai dan agresi yang diperbarui telah meningkatkan kecemasan pasar, mendorong modal menuju keamanan dolar yang dianggap aman.
Pada pukul 02:27 ET (06:27 GMT), harga emas spot turun 0,5% menjadi $4.672,22 per ounce, sementara harga emas berjangka turun 0,8% menjadi $4.686,89 per ounce. Harga spot diperkirakan akan mengalami kerugian 3% minggu ini, didorong oleh reli dolar ke minggu terbaiknya sejak awal Maret.
Logam mulia lainnya juga menghadapi tekanan penurunan. Harga perak spot turun 1,2% menjadi $74,483 per ounce, menuju kerugian mingguan hampir 8%, dan harga platinum spot turun 1% menjadi $1.992,72 per ounce.
Pasar khawatir bahwa dampak inflasi dari konflik, terutama pada harga energi, akan memaksa bank sentral utama untuk mengadopsi kebijakan moneter yang lebih hawkish. Prospek suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset non-penghasil seperti emas, meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam tersebut.
Dengan ketegangan yang terus berlanjut di Selat Hormuz dan tidak ada resolusi segera yang terlihat, dolar AS diperkirakan akan mempertahankan kekuatannya. Pelaku pasar akan terus memantau peristiwa geopolitik dan dampaknya terhadap data inflasi serta keputusan bank sentral.
T: Mengapa harga emas turun meskipun ada ketidakpastian geopolitik?
J: Meskipun emas adalah aset safe haven tradisional, konflik saat ini lebih signifikan meningkatkan dolar AS. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.
T: Bagaimana ekspektasi suku bunga memengaruhi logam mulia?
J: Suku bunga yang lebih tinggi membuat aset berbunga lebih menarik daripada aset non-penghasil seperti emas dan perak. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga untuk memerangi inflasi oleh karena itu menekan harga logam.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait