TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
เม.ย. 08, 2026
2 min read
10

Harga emas naik ke level tertinggi tiga minggu selama sesi perdagangan Asia, didorong oleh melemahnya dolar AS setelah pengumuman gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Emas spot naik 2,5% menjadi $4.821,48 per ons, menandai titik tertingginya sejak 19 Maret. Demikian pula, Kontrak Berjangka Emas AS mengalami kenaikan 2,5% menjadi $4.849,25 per ons.
Pergerakan pasar ini menyusul pengumuman Presiden Trump untuk menangguhkan aksi militer terhadap Iran selama dua minggu. Resolusi diplomatik ini, yang dilaporkan ditengahi oleh Pakistan, bersyarat pada jaminan Iran untuk pembukaan kembali Selat Hormuz secara aman, sebuah jalur penting untuk transportasi minyak global. Keputusan ini mencegah potensi eskalasi besar dalam ketegangan regional.
Berita ini memicu volatilitas signifikan di seluruh pasar. Harga minyak mengalami penurunan tajam lebih dari 15%, sementara aset berisiko menguat. Indeks Dolar AS turun hampir 1%, yang berkontribusi pada kenaikan emas dengan membuat komoditas berdenominasi dolar lebih terjangkau bagi investor yang memegang mata uang lain. Logam mulia lainnya juga menguat, dengan perak naik 4,7% dan platinum naik 2,5%.
Investor kini mengalihkan perhatian mereka ke laporan indeks harga konsumen (CPI) AS yang akan datang. Data tersebut diharapkan memberikan wawasan tentang bagaimana fluktuasi harga energi baru-baru ini telah memengaruhi inflasi, yang dapat memengaruhi keputusan kebijakan Federal Reserve di masa depan.
T: Mengapa harga emas naik dengan berita gencatan senjata?
J: Harga emas naik terutama karena berita gencatan senjata menyebabkan dolar AS melemah. Dolar yang lebih rendah membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.
T: Apa dampak langsungnya terhadap komoditas lain?
J: Harga minyak anjlok lebih dari 15% karena berkurangnya risiko geopolitik, sementara logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

10 เม.ย. 2026
Seaport Therapeutics Mengajukan Rencana IPO Nasdaq