TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 25, 2026
2 min read
2

Harga emas mengalami kenaikan signifikan lebih dari 2% selama sesi perdagangan Asia. Emas spot naik 2,3% menjadi $4.577,55 per ons, sementara Kontrak Berjangka Emas AS naik 4% menjadi $4.611,70. Reli ini terutama didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan tajam harga minyak.
Pasar bereaksi terhadap laporan proposal Amerika Serikat yang bertujuan untuk meredakan konflik dengan Iran. Perkembangan ini meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang lebih luas di Timur Tengah, menyebabkan harga minyak mentah Brent turun di bawah $100 per barel. Bersamaan dengan itu, Indeks Dolar AS, ukuran utama kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya, turun sebesar 0,2%.
Penurunan harga minyak membantu meredakan ekspektasi inflasi. Hal ini mengurangi tekanan pada bank sentral untuk mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, sebuah skenario yang biasanya membebani aset non-produktif seperti emas. Dolar yang lebih lemah juga membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli internasional, semakin mendukung harganya. Sentimen positif meluas ke logam mulia lainnya, dengan harga perak naik 3,3% dan platinum naik 2,2%.
Meskipun ada kenaikan baru-baru ini, analis mengantisipasi bahwa volatilitas pasar akan terus berlanjut. Harga emas dan aset terkait lainnya kemungkinan akan tetap sangat sensitif terhadap perkembangan diplomatik dan berita utama mengenai Timur Tengah. Pasar akan terus memantau situasi untuk arah selanjutnya.
T: Mengapa harga emas naik secara signifikan?
J: Harga emas naik karena kombinasi melemahnya dolar AS dan harga minyak yang lebih rendah, keduanya dipengaruhi oleh laporan potensi proposal perdamaian AS kepada Iran.
T: Bagaimana harga minyak yang lebih rendah memengaruhi emas?
J: Harga minyak yang lebih rendah mengurangi ekspektasi inflasi secara keseluruhan. Hal ini mengurangi kemungkinan bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi, yang merupakan faktor positif bagi aset non-produktif seperti emas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait