TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 26, 2026
1 min read
23

IDC memperkirakan kontraksi signifikan sebesar 12,9% untuk pasar ponsel pintar global pada tahun 2026, didorong oleh kelangkaan chip memori yang kritis. Proyeksi ini menandai revisi turun yang substansial dari perkiraan sebelumnya.
Kelangkaan ini berasal dari lonjakan permintaan akan memori canggih yang dibutuhkan untuk tugas-tugas kecerdasan buatan, menguras pasokan global hingga tahun depan. IDC kini memproyeksikan total pengiriman akan turun menjadi sekitar 1,1 miliar unit pada tahun 2026, penurunan tajam dari 1,26 miliar pada tahun sebelumnya, menghapus keuntungan pasar selama bertahun-tahun.
Produsen ponsel pintar menanggapi kenaikan biaya komponen dengan mengubah model bisnis mereka. Strategi utama meliputi pengurangan spesifikasi perangkat, penghentian model entry-level yang tidak menguntungkan, dan pengalihan fokus konsumen ke perangkat premium yang lebih mahal.
Krisis chip memori diperkirakan akan menyebabkan pergeseran besar dalam ukuran industri ponsel pintar, harga jual rata-rata, dan lanskap persaingan. Menurut IDC, situasi pasokan tidak diperkirakan akan membaik setidaknya hingga pertengahan tahun 2027.
T: Mengapa terjadi kelangkaan chip memori?
J: Permintaan tinggi untuk chip memori canggih, terutama untuk aplikasi kecerdasan buatan, telah menguras pasokan global.
T: Kapan pasar ponsel pintar akan pulih?
J: Perusahaan riset IDC tidak memperkirakan situasi pasokan akan mereda setidaknya hingga pertengahan tahun 2027.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait