TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
3

Kantor kartel federal Jerman telah melarang Amazon memberlakukan pembatasan harga pada pengecer pihak ketiga yang menggunakan pasar Jermannya. Otoritas tersebut juga menuntut 59 juta euro dari perusahaan atas apa yang dianggapnya sebagai perilaku anti-persaingan.
Andreas Mundt, presiden kantor kartel, menekankan bahwa memengaruhi harga pesaing hanya diizinkan dalam kasus-kasus luar biasa. Keputusan penting ini menandai pertama kalinya pengawas Jerman menggunakan kekuatan baru dari reformasi tahun 2023 untuk menuntut kompensasi finansial dari Amazon atas praktik-praktik spesifik ini.
Amazon berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut dalam batas waktu satu bulan. Rocco Braeuniger, manajer negara Amazon untuk Jerman, menyebutnya sebagai "keputusan regulasi yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan berpendapat bahwa hal itu dapat menyebabkan "pengalaman berbelanja yang buruk" dengan mempromosikan harga yang tidak kompetitif. Tindakan ini adalah bagian dari fokus regulasi yang lebih luas, di mana pengawas Jerman juga menyelidiki kekhawatiran pengaruh harga serupa di platform e-commerce lain seperti Temu.
Putusan ini menyoroti konflik signifikan antara operator platform dan regulator persaingan. Hasil banding Amazon akan diawasi dengan ketat dan dapat menjadi preseden bagi industri e-commerce di seluruh Eropa.
T: Mengapa Amazon didenda oleh Jerman?
J: Karena memberlakukan pembatasan harga pada pengecer di pasarnya, yang dianggap oleh kantor kartel Jerman sebagai tindakan anti-persaingan.
T: Berapa besar denda terhadap Amazon?
J: Kompensasi finansial yang dituntut adalah 59 juta euro.
T: Apa tanggapan Amazon terhadap denda tersebut?
J: Amazon telah mengonfirmasi akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, membela kebijakan penetapan harganya sebagai bermanfaat bagi pelanggan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait