TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
3

Indeks saham Jerman menunjukkan hasil yang beragam pada penutupan perdagangan hari Kamis. Indeks acuan DAX turun 0,63%, dan indeks MDAX kehilangan 0,47%. Sebaliknya, indeks TecDAX yang berfokus pada teknologi berhasil naik 0,24%, menyoroti perbedaan sentimen pasar.
Pasar bergerak ke arah yang berlawanan karena kinerja sektor yang bervariasi. Kenaikan dipimpin oleh sektor Teknologi, Perangkat Lunak, dan Jasa Keuangan. Namun, kenaikan ini diimbangi oleh kerugian signifikan di sektor Utilitas, Konstruksi, dan Ritel. Di Bursa Efek Frankfurt, saham yang turun lebih banyak daripada yang naik, dengan rasio 400 berbanding 216.
Di antara saham berkinerja terbaik di DAX adalah Deutsche Boerse AG, yang naik 3,50%, dan Infineon Technologies AG, yang bertambah 2,73%. Sebaliknya, Rheinmetall AG adalah saham berkinerja terburuk sesi ini, turun 6,46%. Ketidakpastian pasar meningkat, seperti yang tercermin dari indeks volatilitas DAX, yang naik 3,74% menjadi 18,87.
Sesi ini berakhir dengan perbedaan yang jelas antara saham teknologi berorientasi pertumbuhan dan sektor tradisional yang menurun. Kinerja yang beragam ini menunjukkan kehati-hatian investor. Arah pasar kemungkinan akan dipengaruhi oleh indikator ekonomi yang akan datang dan sentimen Eropa yang lebih luas.
Q: Indeks Jerman mana yang berkinerja terbaik pada hari Kamis?
A: Indeks TecDAX adalah yang berkinerja terbaik, ditutup dengan kenaikan 0,24%.
Q: Apa alasan utama penurunan DAX?
A: Penurunan DAX terutama didorong oleh kerugian signifikan di sektor Utilitas, Konstruksi, dan Ritel, yang mengalahkan kinerja positif saham teknologi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait