TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 12, 2026
2 min read
11

Komisi Perdagangan Federal (FTC) secara resmi telah memperingatkan lebih dari selusin perusahaan teknologi terkemuka, termasuk Amazon, Alphabet, Meta, dan Apple, untuk mematuhi Undang-Undang Take It Down sebelum batas waktu 19 Mei. Ketua FTC Andrew N. Ferguson mengirimkan surat yang menekankan kesiapan lembaga tersebut untuk menegakkan undang-undang baru ini, yang bertujuan untuk melindungi korban dari pelecehan daring.
Disahkan menjadi undang-undang tahun lalu, undang-undang ini mewajibkan platform daring untuk menetapkan proses yang jelas bagi korban untuk meminta penghapusan gambar intim non-konsensual. Undang-undang ini mengharuskan platform yang tercakup untuk menghapus konten yang ditentukan dan semua salinan identik dalam waktu 48 jam setelah menerima permintaan yang sah. Peraturan ini berlaku untuk berbagai layanan, termasuk media sosial, pesan instan, dan platform game.
Kegagalan untuk mematuhi dapat membuat raksasa teknologi ini menghadapi sanksi regulasi yang signifikan dan tantangan hukum dari FTC. Tindakan penegakan hukum semacam itu dapat mengakibatkan denda besar, berpotensi memengaruhi keuangan perusahaan dan kepercayaan investor. Batas waktu ini memberikan tekanan pada perusahaan untuk memastikan sistem moderasi konten mereka kuat dan sesuai hukum guna menghindari dampak negatif pasar.
Dengan batas waktu yang semakin dekat, respons sektor teknologi berada di bawah pengawasan ketat. FTC telah mengisyaratkan akan secara aktif memantau kepatuhan dan menyelidiki pelanggaran, menjadikan ini ujian regulasi yang krusial bagi komitmen industri terhadap keamanan pengguna.
T: Apa itu Undang-Undang Take It Down?
J: Ini adalah undang-undang federal yang mewajibkan platform daring untuk membuat proses penghapusan gambar intim non-konsensual dalam waktu 48 jam setelah permintaan korban.
T: Perusahaan mana saja yang menerima peringatan FTC?
J: Perusahaan-perusahaan utama termasuk Amazon, Alphabet, Apple, Meta, Microsoft, TikTok, dan X, di antara lainnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait