Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Feb 19, 2026
2 min read
46

Fonterra Co-operative Group Selandia Baru telah menaikkan perkiraan harga susu di tingkat peternak untuk musim 2025/2026 menjadi NZ$9,20 hingga NZ$9,80 per kilogram padatan susu (kgMS). Raksasa produk susu ini juga mengumumkan niatnya untuk menyatakan dividen khusus bagi para pemegang saham.
Revisi kenaikan dari perkiraan sebelumnya sebesar NZ$8,50-NZ$9,50 per kgMS disebabkan oleh harga komoditas global yang menguntungkan dan buku penjualan yang kuat. CEO Miles Hurrell menyoroti bahwa harga telah meningkat dalam empat acara Global Dairy Trade terakhir, mendukung pandangan optimis koperasi tersebut.
Dividen khusus yang diusulkan diperkirakan antara 14-18 sen Selandia Baru per saham. Pembayaran ini bergantung pada penyelesaian penjualan bisnis konsumen globalnya kepada perusahaan susu Prancis Lactalis, dengan dana yang berasal dari pendapatan Mainland Group-nya. Perkiraan pendapatan Fonterra dari operasi berkelanjutan untuk tahun fiskal 2026 tetap tidak berubah pada 45-65 sen Selandia Baru per saham.
Perkiraan terbaru Fonterra mencerminkan kepercayaan terhadap penguatan pasar produk susu global. Penyelesaian penjualan kepada Lactalis pada kuartal pertama tahun 2026 akan menjadi peristiwa penting bagi investor yang menantikan pembayaran dividen khusus.
T: Berapa perkiraan harga susu baru Fonterra?
J: Perkiraan untuk musim 2025/2026 sekarang adalah NZ$9,20 hingga NZ$9,80 per kilogram padatan susu.
T: Mengapa Fonterra menerbitkan dividen khusus?
J: Dividen ini didukung oleh pendapatan dari divestasi Mainland Group-nya kepada perusahaan Prancis Lactalis, sebuah penjualan yang diharapkan selesai pada awal tahun 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.