Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.
TrustFinance
Jun 18, 2026
7 min read
9

Seiring dengan terus berkembangnya pasar investasi online, risiko dari broker ilegal dan platform investasi tidak berizin juga terus meningkat. Terutama penipuan yang memanfaatkan kredibilitas merek keuangan terkemuka atau membuat situs web yang terlihat profesional untuk membangun kepercayaan investor.
Terbaru, Financial Conduct Authority (FCA), lembaga pengawas keuangan Inggris, telah memperbarui FCA Warning List untuk Juni 2026 dengan perusahaan baru yang ditambahkan dan perusahaan yang informasinya diperbarui, banyak di antaranya diidentifikasi sebagai Clone Firms atau perusahaan yang menyalahgunakan nama organisasi yang berwenang.
Pemeriksaan daftar ini secara teratur merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko menjadi korban penipuan keuangan.
Data dari Daftar Peringatan FCA bulan ini menunjukkan bahwa Clone Firm Scam masih menjadi bentuk penipuan yang paling sering ditemukan, dengan banyak kasus yang menyalahgunakan nama lembaga keuangan yang dikenal secara internasional seperti Vanguard, ATFX, dan Coutts Wealth Management.
Kelompok penipu sering membuat situs web dengan nama domain yang mirip dengan perusahaan asli, menggunakan logo, tata letak situs web, dan informasi perusahaan yang serupa untuk membangun kepercayaan investor, terutama bagi mereka yang belum pernah memeriksa lisensi atau informasi dari lembaga pengawas.
Tren lain yang patut diperhatikan adalah penggunaan kata "Capital Management", "Investment Fund", "Wealth Management", atau "FX" dalam nama perusahaan, yang seringkali membuat investor merasa bahwa perusahaan tersebut memiliki keahlian atau pengawasan yang benar, padahal kenyataannya mungkin tidak memiliki lisensi apa pun.
Selain itu, ditemukan peningkatan situs web yang mengklaim menawarkan layanan klaim pengembalian dana (Claims Recovery Services) atau bantuan bagi korban investasi, yang dalam beberapa kasus justru merupakan penipuan berulang (Recovery Scam) yang menargetkan mereka yang sebelumnya telah kehilangan uang dari investasi.
Pada bulan Mei 2026, FBI mengeluarkan peringatan tentang bentuk penipuan baru yang berkembang pesat di Amerika Serikat, di mana penipu menyamar sebagai pejabat dari Internet Crime Complaint Center (IC3) yang merupakan pusat pengaduan kejahatan internet FBI.
Modus penipuan dimulai dengan menghubungi mereka yang pernah menjadi korban penipuan investasi atau Crypto Scam sebelumnya, dengan mengklaim dapat membantu melacak dan mengembalikan uang yang hilang.
Penipu akan mengirim email, menelepon, atau mengirim pesan, menggunakan nama dan jabatan yang terlihat kredibel, serta menunjukkan informasi tentang kasus lama korban untuk membangun kepercayaan. Kemudian, mereka akan meminta "biaya operasional", "biaya pemeriksaan akun", atau "pajak" untuk memproses pengembalian dana.
Ketika korban mentransfer uang tambahan, kelompok penipu akan segera memutuskan kontak, menyebabkan kerugian kedua kalinya.
Kasus ini mencerminkan bahwa penipuan saat ini tidak hanya menargetkan investor umum, tetapi juga menargetkan mereka yang pernah menjadi korban sebelumnya, menggunakan harapan untuk memulihkan uang sebagai alat penipuan.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dengan perusahaan mana pun, investor harus memeriksa informasi dari berbagai sumber dan tidak hanya mengandalkan informasi dari situs web perusahaan saja.
Hal-hal yang perlu diperiksa antara lain:
Selain pemeriksaan dari lembaga pengawas, investor dapat menggunakan TrustFinance untuk membantu menganalisis informasi tambahan.
TrustFinance menggunakan sistem TrustScore 2.0 dan License Monitoring Program (LMP) untuk membantu memverifikasi keabsahan lisensi, menganalisis tingkat transparansi, dan mengevaluasi kredibilitas perusahaan secara keseluruhan.
Pemeriksaan dari lembaga pengawas dan platform analisis tambahan akan membantu mengurangi peluang menjadi korban penipuan keuangan secara efektif.
Pembaruan Daftar Peringatan FCA untuk Juni 2026 menunjukkan bahwa kelompok penipu masih menggunakan strategi lama yang selalu berhasil, yaitu menyalahgunakan nama perusahaan terkemuka, membuat situs web yang terlihat profesional, dan menggunakan informasi keuangan yang kompleks untuk membangun kepercayaan.
Baik itu Clone Firm, Fake Investment Platform, atau Recovery Scam, hal terpenting bagi investor adalah memeriksa informasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi setiap kali.
Bagi yang ingin memeriksa informasi lebih lanjut, dapat melihat Daftar Peringatan FCA lengkap di:
https://www.fca.org.uk/consumers/warning-list-unauthorised-firms
TrustFinance
TrustFinance helps financial companies build credibility and traders make safer choices through verified profiles, authentic reviews, and research-driven insights.