Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Agt 26, 2026
2 min read
0

Federal Aviation Administration (FAA) telah mengeluarkan perintah kelaikan udara akhir yang mewajibkan inspeksi berulang pada jet Boeing Co. 787 Dreamliner tertentu. Perintah ini menyusul penyelidikan perusahaan yang mengidentifikasi celah shim melebihi spesifikasi teknik pada komponen sayap, yang berpotensi menyebabkan retakan kelelahan.
Penyelidikan internal Boeing mengungkapkan bahwa celah shim di sisi bawah pelat sambungan badan pesawat, yang umum pada kulit sayap luar bawah, ditemukan melebihi batas toleransi teknik yang dapat diterima. FAA mencatat bahwa gaya tarik-atas yang tinggi pada komponen-komponen ini dapat memfasilitasi pembentukan retakan kelelahan pada lubang pengikat. Perintah ini menargetkan pesawat Boeing Model 787-8, 787-9, dan 787-10, mewajibkan inspeksi ultrasonik untuk retakan pada pelat sambungan, fitting terminal spar belakang, chord bawah, fitting terminal spar depan, dan jack pad. Inspeksi terperinci pada pelat sambungan tertentu juga diwajibkan.
Boeing telah mengindikasikan bahwa masalah ini sudah ada sejak tahun 2019 dan buletin layanan mengenai celah tersebut dikeluarkan pada Agustus 2025. Perusahaan menyatakan telah aktif berkolaborasi dengan operator, menegaskan bahwa pesawat yang terkena dampak dapat mempertahankan operasi normal. FAA memperkirakan perintah ini berdampak pada 17 pesawat terdaftar di AS, dengan biaya kepatuhan hingga $24.310 per siklus inspeksi per pesawat.
Meskipun Boeing menegaskan operasi berkelanjutan untuk armada yang terkena dampak, inspeksi wajib dapat menyebabkan penyesuaian operasional dan peningkatan biaya pemeliharaan bagi maskapai penerbangan. Perintah ini menyoroti fokus pada keselamatan penerbangan dan kontrol kualitas dalam manufaktur pesawat. Dampak jangka panjang potensial terhadap reputasi Boeing dan pesanan di masa depan dapat muncul tergantung pada efisiensi penanganan masalah ini dan pencegahan masalah serupa.
Mandat FAA menggarisbawahi standar keselamatan yang ketat dalam industri penerbangan. Keterlibatan proaktif Boeing dengan operator bertujuan untuk mengurangi gangguan operasional segera, tetapi pengawasan berkelanjutan terhadap kualitas manufaktur akan sangat penting bagi perusahaan dan posisi pasarnya.
T: Model Boeing 787 mana yang terpengaruh oleh perintah FAA?
J: Perintah ini berlaku untuk pesawat Boeing Model 787-8, 787-9, dan 787-10 tertentu.
T: Apa kekhawatiran utama yang menyebabkan inspeksi ini?
J: Kekhawatiran utamanya adalah celah shim yang melebihi spesifikasi teknik pada komponen sayap, yang dapat menyebabkan retakan kelelahan.
T: Berapa banyak pesawat terdaftar di AS yang terpengaruh oleh perintah ini?
J: FAA memperkirakan 17 pesawat terdaftar di AS terpengaruh.
Teks: Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait