Loading
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Th03 31, 2026
2 min read
37

Perusahaan farmasi menunda peluncuran obat-obatan baru di Eropa. Penundaan strategis ini merupakan respons langsung terhadap ketidakpastian seputar kebijakan penetapan harga obat AS yang diusulkan oleh Presiden Donald Trump, khususnya pendekatan "most-favored-nation" (MFN) yang dapat berdampak signifikan pada aliran pendapatan global.
Masalah utamanya adalah dorongan pemerintah AS untuk menurunkan biaya obat resep domestik dengan mengaitkannya dengan harga yang lebih rendah yang dibayarkan di negara-negara maju lainnya, termasuk di Eropa. Meluncurkan obat di pasar Eropa dengan harga lebih rendah terlebih dahulu dapat menetapkan preseden harga yang merugikan bagi pasar AS yang jauh lebih besar. Mengutip ketidakpastian ini, perusahaan riset pasar GlobalData melaporkan penurunan 35% dalam peluncuran obat baru di pasar UE dalam sepuluh bulan setelah perintah eksekutif AS.
Konsekuensi langsungnya adalah berkurangnya akses terhadap perawatan baru bagi pasien Eropa. Misalnya, produsen obat AS Insmed menunda peluncuran obatnya Brunspri di Jerman, mengutip kebutuhan akan kejelasan kebijakan AS. Otoritas kesehatan Prancis juga mencatat penurunan tajam dalam aplikasi akses awal. Tren ini menciptakan lingkungan yang kompleks untuk kebijakan perawatan kesehatan di Eropa dan menambah lapisan risiko bagi investor farmasi yang menghadapi pendapatan masa depan yang tidak dapat diprediksi.
Penundaan yang sedang berlangsung menyoroti perubahan strategis oleh produsen obat untuk menjaga kekuatan penetapan harga mereka di Amerika Serikat. Laju pengenalan obat baru di Eropa kemungkinan akan tetap tertekan sampai ada undang-undang yang jelas dan stabil mengenai referensi harga internasional dari pemerintah AS.
T: Mengapa produsen obat menunda peluncuran obat baru di Eropa?
J: Mereka khawatir bahwa harga yang lebih rendah, yang dinegosiasikan pemerintah di Eropa, dapat digunakan sebagai patokan untuk menekan harga di pasar AS yang lebih menguntungkan.
T: Apa itu kebijakan penetapan harga "most-favored-nation"?
J: Ini adalah proposal AS untuk memastikan harga yang dibayarkan untuk obat resep tidak lebih tinggi dari harga terendah yang dibayarkan di antara negara-negara lain yang secara ekonomi serupa.
T: Seberapa signifikan penurunan peluncuran di Eropa?
J: Data menunjukkan peluncuran obat baru di UE turun sekitar 35% dalam sepuluh bulan setelah AS memperkenalkan proposal penetapan harga referensi internasionalnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.