TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 09, 2026
2 min read
9

Saham DraftKings (NASDAQ:DKNG) anjlok 7% sementara Flutter Entertainment (NYSE:FLUT) turun 3,5% setelah anggota parlemen Ohio memperkenalkan undang-undang yang akan memberlakukan batasan ketat pada taruhan olahraga. Proposal tersebut telah mengguncang industri perjudian online.
RUU ini bertujuan untuk sepenuhnya menghilangkan taruhan seluler dan melarang taruhan populer seperti taruhan prop, taruhan dalam pertandingan, dan parlay. Selain itu, RUU ini berupaya membatasi taruhan individu hingga $100 dan membatasi petaruh hanya delapan taruhan dalam periode 24 jam, menurut laporan media.
Ohio, yang melegalkan taruhan olahraga pada tahun 2023, dengan cepat menjadi pasar utama bagi para operator. Pembatasan yang diusulkan ini merupakan kemunduran yang signifikan dan dapat secara drastis mengurangi aliran pendapatan bagi perusahaan yang banyak berinvestasi di negara bagian tersebut, menyebabkan kekhawatiran investor tentang kelangsungan pasar.
Pasar merespons risiko legislatif di negara bagian AS yang besar. Perkembangan RUU ini akan menjadi faktor penting bagi investor untuk dipantau, karena pengesahannya dapat menjadi preseden bagi wilayah lain dan memengaruhi pendapatan masa depan untuk sektor ini.
T: Apa saja batasan utama dalam RUU Ohio yang diusulkan?
J: RUU tersebut akan melarang taruhan seluler, melarang taruhan prop dan dalam pertandingan, membatasi taruhan hingga $100, dan membatasi petaruh hingga delapan taruhan per hari.
T: Mengapa saham DraftKings jatuh?
J: Sahamnya jatuh karena kekhawatiran bahwa batasan taruhan yang diusulkan di Ohio, pasar utama, akan secara signifikan mengurangi pendapatan dan potensi pertumbuhannya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait